Showing posts with label Resensi Buku. Show all posts
Showing posts with label Resensi Buku. Show all posts

8.04.2008

La Tahzan by Dr. Aidh al - Qarni



Hari ini shooting Cookies KACAMATA MAMA MIA di Tamini Square, ada Toko Buku, kesempetan untuk hunting lagi buku baru.. Endensor nya Andre Hirata dan La Tahzan nya Dr. Aidh al - Qarni. Sebenernya buku La Tahzan dah direferensiin mama lama untuk di koleksi. Tapi masih ntar-ntar aja belinya (males baca buku non fiksi yang tebel banget!). Tapi akhirnya tadi beli juga deh dan di halaman-halaman pertama langsung jatuh cinta sama ni buku, kalo bukunya Andre Hirata mah ga usah dibahas lagi, karena dah banyak orang yang ngebahas kedahsyatan buku ini.

Banyak hal positif yang bisa kita ambil dari buku La Tahzan, La Tahzan mengajarkan kita untuk tidak bersedih dan banyak tips yang bisa gw ambil agar menjadi manusia yang bahagia lahir dan batin! Buku 567 halaman ini memang belum sempet kebaca semua, tapi dari halaman-halaman awalnya dah membuat gw bahagia, bahgia cuma karena gw baca buku ini, Thanks God dah kasih kesempatan untuk punya buku ini (walau terlambat).

Kalo sempet ntar gw coba postingin kutipan-kutipan indah dari buku La Tahzan ini. Buku yang ditunjuk sebagai salah satu buku terbaik kategori pencerahan hati. Dan Dr. Aidh al - Qarni adalah penulis yang paling produktif di Saudi Arabia saat ini, walau usianya masih sangat muda.

Nah.. coba deh.. cari buku ini, terus baca aja, jangan males kea gw - karena melihat tebalnya buku non fiksi. Hehehe

8.03.2008

Aku Hanya Akan Hidup Hari Ini


Jika kita berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari.
Hari inilah yang akan kita jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan kebaikan dan keburukannya, dan bukan juga hari esok yang belum tentu datang.
Hari yang saat ini mataharinya menyinari kita dan siangnya menyapa kita, inilah HARI KITA!

AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI!. Karenanya aku akan menaman dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri!

AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI!. Maka aku akan mengatakan :


Wahai masa lalu!
Yang telah berlalu dan selesai
Tenggelamlah seperti mataharimu
Aku tidak akan pernah menangisi kepergianmu
Dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedikitpun untuk mengingatmu.
Kamu telah pergi meninggalkan kami semua
Pergi....
Dan tak akan pernah kembali!


Wahai masa depan!
Engkau masih dalam kegaiban
Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan
Dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan
Aku pun tak akan memburu sesuatu yang belum tentu ada
Karena hari esok adalah sesuatu yang belum diciptakan!


Umur kita, mungkin tinggal hari ini. Maka anggaplah masa hidup kita hanya hari ini, atau seakan-akan kita dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini. Dengan begitu, hidup kita tidaka akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan kerap menakutkan.

Pada hari ini pula, sebaiknya kita mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah, kita harus bertekad mempersembahkan kualitas ibadah yang paling baik dan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada kesehatan jiwa dan raga serta perbuatan baik terhadap sesama

Pada hari dimana kita hidup saat inilah sebaiknya kita membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menit laksana ribuan tahun dan setiap detik laksana ratusan bulan. Tanamkanlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari ini, dan persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari ini!

Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian dan kebencian.

Jangan lupa, hendaklah kita goreskan pada dinding dan meja kita satu kalimat HARIMU ADALAH HARI INI!. Karena, bila hari ini kita makan nasi yang harum dan hangat, maka apakah nasi basi yang kita makan kemarin atau nasi yang hangat esok hari (yang belum tentu ada) itu akan merugikan kita?

Jika kita dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa kita harus bersedih atas air asin yang kita minum kemarin atau mengkwatirkan air hambar dan paans esok hari, yang belum tentu terjadi?

Jika kita percaya pada diri sendiri, serta memiliki semangat dan tekad yang kuat, kita akan menundukan diri untuk berpegang pada prinsip : AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI. Prinsip inilah yang akan menyibukkan diri kita setiap detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi dan menyucikan semu amalan.


Dikutip dari buku La Tahzan - Dr. Aidh al - Qarni

7.22.2008

Shalat Khusyu’



SHALAT KHUSU'? TERNYATA GA SUSAH & NIKMAT BENEEER!

Kemarin gw ke Gramedia untuk mencari buku-buku. Sambil melihat-lihat buku best seller, mata gw melihat buku dengan judul 'Pelatihan
Khusyu’. Gambarnya orang sedang sholat di tepi danau, dengan nuansa sampul putih dan biru air. Ada cetakan emas tulisan “Best Seller” di sampulnya. Penulisnya Abu Sangkan, nama yang rasanya pernah dengar, entah dimana.

Buku itu gw baca sehabis Isya’ hingga larut malam. Selesai jam 11 malam. kalimat pertama yang mengesankan saya adalah komentar Marwah Daud, yang meyakini bahwa karunia terbesar dalam hidup ini bukanlah kakayaan dan jabatan, tapi adalah diberi karunia shalat yang khusyu’. Dia yakini ini berdasar surat Qur’an Surat Al Mukminun 1-2, 'Telah beruntunglah orang-orang mukmin, yaitu mereka yang khusyu dalam sholatnya.Silahkan baca sendiri isi dan tipsnya, tulisan ini bukan tentang itu, tapi tentang pengalaman gw ketika isya (gw selalu sholat isya sebelum pergi tidur).
Lalu gw mulai shalat. Gw menyantaikan diri. Rileks. Satu prinsip utama dalam kiat buku itu adalah, jangan ‘mencari’ khusyu’, cukup siapkan diri untuk ‘menerima’ khusyu’ itu, karena khusyu’ bukan kita ciptakan tapi ‘diberi langsung’ oleh Allah sebagai hadiah nikmat kita menemuiNya.

Tips yang sangat sederhana, tapi ini bagi gw adalah lompatan paradigma!
Gw bersikap rileks. Kepala hingga pinggang dikendorkan. Berdiri santai, senyaman kita berdiri. Abu Sangkan menggambarkan laksana pohon cemara, meluruh atasnya, kokoh akarnya sehingga luwes tertiup angin namun tak roboh.

Bersikap rileks menyiapkan diri kita untuk siap ‘menerima’ karunia khusyu’, karena khusyu’ itu diberi bukan kita ciptakan.

Lalu gw mulai bertakbir, Allahu Akbar. Rasanya seperti baru belajar sholat lagi. Gw meresapi kesendirian dan berusaha menangkap kehadiran Tuhan yang sesungguhnya amat dekat dengan kita, namun kita tumpul untuk merasakannya. Saya sedang menemuiNya sekarang. Gw, ruh gw tepatnya. Badan fisik ini hanyalah alat yang mengantar ruh ini berjumpa kembali dengan yang dicintainya, ialah Allah yang meniupkan ruh ini dahulu ke dalam badan fisik.

Pernah sholat di belakang imam yang ‘ngebut’ sholatnya? Gw pernah, dan jujur saya kesal. Baru mau selesai Al Fatihah, eh dia sudah ruku’. Gw mau ruku’ eh dia sudah berdiri I’tidal. Dan seterusnya. Gw kesal karena irama kecepatan sholat kami berbeda. Dia - menurut gw- terlalu cepat.

Ternyata demikian halnya dengan sholat kita sendiri. Ketika kita sholat, selain badan fisik kita ini sholat pula ruh kita. Ruh inilah yang benar-benar ingin sholat -kembali menemui Tuhannya- sementara badan fisik ini sarana kita mengantarnya dengan gerakan dan bacaan. Ruh kita ini sesungguhnya ingin sholat dengan tenang, santai, tuma’ninah. Sayangnya badan kita ‘ngebut’, jadilah ruh kita itu jengkel sejengkel-jengkelnya karena selalu ketinggalan gerakan badan. Maka tips sederhana dari buku itu adalah jika ruku’, tunggu, tunggu hingga ruh ikut mantap dalam ruku’ itu. Saat I’tidal, tunggu, tunggu hingga ruh mu ikut mantap I’tidal. Demikian pula saat sujud, duduk antara dua sujud, juga duduk tasyahud. Tunggu, tunggu hingg ruh mu ikut sujud, ikut duduk, ikut tasyahud.Maka gw shalat dengan sangat pelan. Santai. kalau sedang malas baca, gw diam saja. menikmati kepasrahan gw hadir menemui Tuhan.

Gw baca bacaan sholat dengan pelan. Gw mencoba berdialog, dan itulah memang makna sholat.Kita sebenarnya diberi kesempatan untuk mengadu. Kita adukan semua persoalan kita kepada Allah. Kita adukan semua kebingungan kita, pekerjaan, rizki, kesehatan, cinta, dan semua apapun. Kita mengadu, dan kita pasrah menunggu dijawab. Dan pasti Allah menjawabnya langsung. Ruh bisa merasakannya, namun kalau dia dipaksa tertinggal-tinggal oleh gerakan badan, maka dia tidak sempat menikmati pertemuan dengan Allah itu.Saat ruku’ gw ruku’ lama, sambil menarik regang kaki dan punggung gw. Nikmati aja!

Saat sujud, gw tumpukan kepala sebagai tumpuan utama. Saat ruh telah ikut sujud, gw baca dengan penghayatan, “Subhana robbiyal a’laa wa bi hamdih” (Maha Suci Engkau yang Maha Tinggi dan Maha Terpuji). Terus gw lanjutin dengan doa dalam bahasa Indonesia, doa agar gw dan ade bisa jadi anak yang indah dipandang mata dan menyejukan hati orang tua, doa agar gw bisa menjadi manusia yang berguna bagi manusia lain, dan doa yang buanyaaak banget. Rasanya nikmat sekali sujud lama.Lalu, lalu gw duduk setelah sujud. Gw baca sepotong-sepotong bacaannya -sesuai tips buku itu!-. Robbighfirlii (Ya Tuhan ampunilah aku). Warhamnii (dan kasihanilah aku). Lalu gw diam. Tiba-tiba keluar sendiri air mata karena menyadari betapa dalam makna kalimat pengaduan ini. Kita minta secara langsung untuk dimaafkan . Ruh kita meminta secara langsung!!! dan Allah menjawabnya. , air mata itupun tumpah. Wajburnii (cukupkanlah kekuranganku). Diam. War fa'nii (dan angkatlah derajatku). Diam. Makin terharu. Warzuqnii (beri rizki padaku -Ya Allah), air mata tumpah, betul-betul tiba-tiba sadar bahwa selama ini mengejar-ngejar rizki tapi tidak serius mengakui itu dariNya, lalu saat ini saya sedang memintanya langsung! Wahdinii (tunjukilah aku -karena aku sedang bingung dan tak tahu). Diam,. Wa’aafinii (dan sehatkan aku). Wa’fuannii (dan maafkan aku- yang banyak dosa ini). Gw duduk lama sekali. Sambil mengusap air mata yang bercucuran.Shalat ini panjang. Ditutup dengan tasyahud yang bikin gw terharuuuu banget. Apalagi ketika membaca “Assalaamu’alainaa wa ‘alaa ibaadillahisshoolihiin” (keselamatan mohon dikaruniakan kepada kami -para ruh yang sedang menemuiMu- dan atas ruh-ruh ahli-ahli ibadah yang sholih). Gw keluar air mata sampe gag sadar mengusap lendir yang keluar dari hidung.

Setelah shalat sesuai dengan tips buku itu, gw mulai berdoa dengan meratap. Gw ucapkan hanya, “Ya Allah… Ya Allah… Ya Allah…”, sambil mengangkat tangan setinggi wajah seperti seorang pengemis yang meminta-minta. Berkali-kali, hingga hati gw siap berdoa. Gw ingat buku pernah gw baca. Salah satu poin yang ingat adalah, kalau kita ingin dekat Allah maka kita harus sungguh-sungguh memanggilnya laksana seorang anak kecil yang ketakutan karena ada ular atau bahya, lalu memanggil-manggil ayahnya, “Ayah… Ayah… Ayah…”, maka ayahnya pasti datang dengan seruan itu dan melindungi anak tersebut. Demikianlah kalau kita ingin bebas dari maksiat, kata Al Ghazali, maka kita harus panggil dengan betul-betul ketakutan akan maksiat tersebut, kita panggil pelindung kita dengan sungguh-sungguh seakan anak kecil memanggil-manggil ayahnya, maka akan dilindungi kita dari maksiat tersebut.Lalu gw berdoa, dengan masih terus berair mata. Gw merasa mengadu dan masih mengadu di depan Tuhan secara langsung. Gw mengikhlaskan apapun jawaban dari doa saya tersebut.

Gw bahagia bisa merasakan sholat seperti itu. Tidak akan tergantikan dengan uang dan kemewahan dunia lainnya.

Gilaaaa......... Baru kali ini gw merasalan kesedihan yang luar biasa (karena gw adalah orang jarang bersedih! apalagi mudah keluar air mata..) Biasanya setiap sedih atau kecewa, gw cuma DIAM! tanpa kata, dan merasakan sendiri kesedihan dan kekecewaan itu!
Sungguh pengalaman yang menakjubkan. Cerita berhalaman-halaman tidak akan mampu melukiskan hal itu. Silahkan coba sendiri, rasakan sendiri, menangislah mengadu kepada Allah sendiri. Gw cuman mau berbagi cerita, dengan kekahwatiran gw kehilangan rasa yang sama di sholat berikutnya (insya Allah mudah-mudahan tidak akan hilang). Amin. Dan tidur gw malam itu tersa amat enteng.. amat pulas.. seperti semua rasa terangkat dari diri gw dan seperti bayi yang baru dilahirkan kembali!

Esensi sholat adalah doa, berdialog dengan Allah secara langsung.

7.10.2008

Sang Pemimpi


Buku ini akhirnya selese juga dibaca..Makasi u Kak Dede, yang udah jauh2 dari Yogya kirimin niy buku ( dan Tuesday with Morrie) ke rumah, karena gw ga punya waktu untuk ke toko buku, Makasi Kak.. Semoga tambah banyak rejeki (biar kirimin bukunya lancar..hehehe)..

Manteb Sob! Jauh lebih bagus dari Laskar Pelangi.. begitu baca.. susah untuk nutup.. layak dikoleksi.. alur ceritanya pun enak.

Lucu sekaligus mengharukan..cocok untuk bacaan dikala shooting daripada ngalor ngidul gag jelas.

Ini memang cerita tentang mimpi. Sebenarnya mungkin cita-cita, namun karena cita-cita terlalu jauh dengan realitas, dan dalam hitungan matematis sudah menghasilkan kata tidak mungkin, maka lalu cita-cita itu hanya disebut mimpi saja. Buku berkisah tentang Ikal dan Arai (sepupu jauh Ikal) saat SMA. Mereka berkeinginan kuat untuk mewujudkan mimpinya bersekolah di Sorbone, Perancis. Bagaimana tidak mimpi, dia anak seorang sederhana yang bayang-bayang tidak bisa kuliah saja selalu menghantui pulupuk matanya.

Adapun Arai, dia adalah tokoh baru dalam cerita ini. Dia sepupu jauh Ikal yang sejak umur 8 tahun telah yatim piatu.

Yang bisa dipetik dari buku ini adalah buku ini mengajarkan kita untuk lebih mengenal arti KERJA KERAS dan NEVER STOP DREAMING!.
Ditambah dengan usaha kerasnya, Ikal dan Arai berusaha mewujudkan mimpi mereka, mereka rela menjadi kuli panggul dan mengumpulkan uang darinya agar setelah lulus pergi ke Jawa untuk melanjutkan kuliah. Kemudian memang dia pergi ke Jawa. Mereka menghidupi dirinya sendiri, dan kuliah dari uang jerih payahnya sendiri. Inilah yang menurut gw paling luar biasa.

Dari titik inilah perjalanan menempuh mimpi dimulai. Rupanya beasiswa sekolah Perancis merupakan gateway yang akan membawa dia ke alam mimpinya itu. Buku ini sungguh memotivasi.

Saran gw adalah READ THIS BOOK!. Buku ini akan mencambuk jiwa. Kita harus mempunyai mimpi, dan berusaha dengan keras mengejar mimpinya.

Jangan sampe kita jadi anak muda yang telah menghitamkan hatinya, telah merapuhkan jalan fikirannya. Lalu layu. Tidak berani bercita-cita, apalagi bermimpi. Dan telah menyerah kalah (sok tau banget ya gw).. tapi AMIN..AMIN..AMIN

Buku ini adalah penawar racun itu. Tidak rugi membacanya.

6.25.2008

The Kite Running



Suer Sob! Buku ini layak dibaca... Layak juga udah terjual 8juta copy dan layak difilmkan.. Ceritanya mengharu biru, bikin kita berpikir tentang arti sebuah persahabatan, tentang arti sebuah jalan kecil yang diambil, yang beresiko terhadap seluruh perjalanan hidup kita selanjutnya!

Amir adalah anak orang kaya yang mempunyai pelayan bernama Ali, nah Ali ini mempunyai anak yang berbibir sumbing bernama Hasan, Hasan lebih muda 1 tahun dari Amir dan mereka berdua sama-sama ditinggal ibu mereka. Amir ditinggal meninggal menghadapNya sementara Hasan ibunya pergi entah kemana. Hasan terlahir dari bapak yang juga pelayan dan ibu yang 'nakal'. Hasan berasal dari suku Hazara (suku 'rendah' di Afganistan). Suku Hazara ini adalah suku yang ber 'kasta' rendah yang halal dihinakan dan diperlakukan seenaknya di Afganistan.

Hasan adalah perpaduan antara pelayan yang setia (yang mau berkorban dan melakukan apa saja untuk Amir -dikisahkan Hasan mau makan tanah jika Amir memintanya!-) dan sahabat sejati. Hasan selalu ada untuk menolong Amir, mereka bagai anak kembar.. Baba (ayah Amir pun sangat mencintai Hasan .. diakhir kisah diketahui ternyata Hasan adalah anak dari Baba juga.. anak haram.. -serem-.

Sampai pada satu kejadian dimana Hasan di keroyok oleh 3 orang temannya.. Amir punya pilihan yaitu menolong Hasan atau berlari seolah tidak melihat kejadian dimana Hasan disakiti secara seksual..Tapi Amir memilih pilihan kedua, dan pilihan itu menghantuinya sepanjang sisa umurnya..

Amir merasa berdosa kepada Hasan dan tidak tahan berada didekat Hasan bahkan tidak dapat lagi memandang wajah Hasan. Amir tidak tahan menanggung kesalahan pilihannya, akhirnya Amir melakukan satu kesalahan lagi yaitu memfitnah Hasan sehingga Hasan dan Ali keluar dari rumah Amir..

Dan perang di Afganistan pun terjadi, Amir dan Baba pergi ke USA dan sampai 26 tahun kemudian datanglah surat dari Rachim Khan (teman Baba dan sahabat bagi Amir) yang meminta Amir kembali ke Afgan dan menebus kesalahannya!

Selanjutnya?
baca aja deh..
Seru kok..
Banyak pelajaran yang kita petik dari buku ini!

6.19.2008

The Kite Runner



Buku ini kabarnya bagus.. dah kejual 8 juta kopi diseluruh dunia.

Aku memiliki satu kesempatan terakhir untuk mengambil keputusan,
untuk menentukan apa jadinya diriku.
Aku bisa melangkah memasuki gang itu,
membela Hassan dan menerima apa pun yang mungkin menimpaku.
Atau aku bisa melarikan diri.
Akhirnya, aku melarikan diri.

Amir telah mengkhianati Hassan, satu-satunya sahabatnya. Saudaranya. Rasa bersalah menghantuinya. Menyingkirkan Hassan dari kehidupannya adalah satu-satunya pilihan yang ada. Namun setelah Hassan pergi, tak ada lagi yang tersisa dari masa kecilnya. Seperti layang-layang putus, sebagian dari dirinya terbang bersama angin. Tetapi, masa lalu yang telah terkubur dalam-dalam pun senantiasa menyeruak kembali. Hadir membawa luka-luka lama. Dan seperti layang-layang, tak kuasa menahan badai, Amir harus menghadapi kenangannya yang mewujud kembali.

The Kite Runner adalah sebuah kisah penuh kekuatan tentang persaudaraan, kasih sayang, pengkhianatan, dan penderitaan. Khaled Hosseini dengan brilian menghadirkan sisi-sisi lain dari Afghanistan, negeri indah yang hingga kini masih menyimpan duka. Tetapi, bahkan kepedihan selalu menyimpan kebahagiaan. Di tengah belantara puing di kota Kabul, akankah Amir menemukan kebahagiaan yang kelak menyapu kesedihannya?

Nanti setelah selesai baca, gw kasih tau kenapa buku ini jadi best seller.. hahahaha.. Kea nya teman liburan kali ini adalah buku-buku aja deh.. secara jadwal shooting padat merayap.

Dunia Sophie - Sebuah Novel Filsafat



Bagus banget niy buku..
Baru dapat di Trimedia Mal Ambassador..
Baru baca sebagian..
Karena harus belajar untuk final test..
Tapi oke banget Sob..
Cuplikan kata-katanya manteb.
u must read this book.
This book can change ur life..



....pada sebuah titik, sesuatu pasti berawal dari ketiadaan...
...tidak mungkin sesuatu muncul dari ketiadaan...

..Orang yang bijaksana adalah orang yang mengetahui
bahwa dia tidak tahu..


...'peramal' berusaha meramalkan sesuatu yang tidak dapat diramalkan..
...satu-satunya yang kita butuhkan untuk menjadi filosof yang baik adalah rasa ingin tahu...


6.14.2008

Gw pengen banget baca buku ini :

Buku selanjutnya yang gw pengen baca adalah :

Tuesday With Morrie nya Mitch Albom


Tapi dah nyari dibeberapa toko buku keabisan melulu.
Semoga jadwal shooting ada deket mall yang ada toko bukunya dan Tuesday With Morrie masih tersisa..
Soalnya penasaran banget.. hehehe

Resensinya sbb :

Saat mengetahui bahwa Morrie, mantan profesor yang dikaguminya di Harvard, menderita penyakit yang merusak kerja sistem sarafnya, Mitch datang untuk menemuinya. Walaupun semula hanya bermaksud menepati janji untuk tetap saling mengabari, ternyata Mitch menemukan bahwa semangat dan cara pandang Morrie yang hidupnya tak lama lagi justru lebih berani dibanding orang lain.

Sejak itu dimulailah "kuliah" pribadi mereka yang berlangsung setiap hari Selasa. Guru dan murid ini membahas beberapa hal mendasar yang sering menjadi pertanyaan setiap manusia sebagai individu, misalnya tentang keluarga, makna hidup, ketakutan, perkawinan, hingga kematian.


Tapi itu gw copy dari gramedia online ya..karena gw sendiri belum baca..hehehe


Dunia Sophie - Sophie's World nya Jostein Gaarder


Sophie seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahun. Pada awalnya kehidupanya biasa-biasa saja seperti anak-anak remaja pada lainya, namun suatu hari ia mendapti sebuah amplop dikotak suratnya yang ditujukan kepadanya tanpa ada alamat pengirim surat tersebut.
Setelah membuka isi amplop tanpa alamat sang pengirim surat Sophie membaca tulisan yang tertulis di kertas kecil didalam surat tersebut "Siapa kamu?" dan "Dari manakah datangnya dunia?".
Kehidupan Sophie pun berubah dengan datangnya sebuah amplop setiap hari kepadanya dan berisikan pelajaran filsafat.

Membaca novel ini kita di ajak untuk belajar bersama Sophie tentang filsafat, dimulai dari para filosof alam, Aristoteles, Helenisme, abad pertengahan, renaisans, zaman barok, zaman pencerahan, romantisme, hingga jaman kita saat ini.

Menurutku sih novel ini novel yang bagus sekaligus berat untuk di baca dan difahami, walaupun begitu kita bisa sedikit mengenal ajaran-ajaran filsafat dari para filosof dunia.

Aku paling suka waktu Hilde dan ayahnya saat malam membicarakan tentang terciptanya alam semesta dari dentuman besar dan membicarakan tentang cahaya yang membutuhkan waktu sekitar 8 menit untuk sampai kebumi sambil memandangi bintang-bintang.

Sang Alkemis - The Alchemist
nya Paulo Coelho


"Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita?" tanya si anak, ketika mereka mendirikan tenda pada hari itu.
"Sebab, di mana hatimu berada, di situlah hartamu berada."


Demikian selintas percakapan antara sang Alkemis dan Santiago, anak gembala yang mengikuti suara hatinya dan berkelana mengejar mimpinya. Perjalanan tersebut membawanya ke Tangier serta padang gurun Mesir, dan di sanalah dia bertemu sang alkemis yang menuntunnya menuju harta karunnya, serta mengajarinya tentang Jiwa Dunia, cinta, kesabaran, dan kegigihan.

Perjalanan itu pulalah yang membawanya menemukan cinta sejatinya: Fatima, gadis gurun yang setia menanti kepulangannya.

Sang Alkemis telah menjadi salah satu buku yang paling banyak dibaca di dunia. Kisah sederhana yang indah dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Yukk.. Mare membaca!!!

Ketika Cinta Bertasbih



Buku ini lagi dibaca disela-sela shooting
Nunggu crew ngeset lampu atau kamera..mending baca.. daripada ngobrol ngalor ngidul gag jelas..
Nah buku ini lagi dibaca.. buku pertamanya dah kelar.. tinggal buku keduanya...
Ntar gw coba kasih gambaran sebagus apa isinya
Apa sebagus Ayat-ayat Cinta atau kurang atau bahkan lebih bagus...


Sob... Bukunya dah selese dibaca.. bagus..tapi gw masih prefer sama AAC.. secara AAC itu sederhana tapi indah, KCB juga bagus tapi konfliknya kebayaknya dan sape dengan buku keduanya ada beberapa konflik yang gag selese.. dan masih nyambung ke buku ketiga.. tapi enough lah.. cukup untuk hiburan disela-sela shooting.

4.21.2008

La Tahzan for Teens


La Tahzan for Teens

Menjadi Remaja Bebas Stress n Selalu Happy


Qomaruzzaman Awwab


buku ini hadiah ultah dari sepupu gw, Garin, begitu dapat langsung dibaca, indah banget!
Banyak pesan di buku yang tersampaikan ke gw.
Pesan globalnya adalah : JANGAN BERSEDIH KARENA TUHAN ADA DISAMPING KITA
Beberapa kutipan dari buku La Tahzan for Teens yang gw anggap layak untuk kalian baca!
Selamat membaca dan Jadilah Remaja Bebas Stress n Selalu Happy!!
Amin

Kenapa kita tidak boleh bersedih?
Bukankah bersedih itu manusiawi?

Empat hal yang membuat orang tetap ditemani walaupun ia sedang sendirian, yaitu:
  1. Seseorang yang sedang ketakutan
  2. Orang yang merasa memiliki utang
  3. Orang yang sangat taat
  4. Orang yang sedang jatuh cinta
Yakinilah bahwa setiap satu kesedihan disediakan dua kemudahan.
Setelah malam, pasti ada pagi
Setelah dahaga pasti ada segar
Setelah melek pasti ada tidur
Dibelakang gunung kesulitan pasti ada dataran untuk beristirahat
Dibelakang sahara semit ada taman hijau yang luas
Yakinlah..
Akan datang sahabat yang pergi
Akan datang sembuh setelah sakit
Akan tertolong orang yang mendapat cobaan
Akan kenyang orang yang kelaparan
Yakinilah penderitaan pasti berakhir!!!
'Sesungguhnya, Kami memberikan kepadamu kebahagian yang nyata'

Dibuku ini kita juga belajar untuk tidak tergesa-gesa:
Coba ingat apa yang pertama kita lakuin kalo bangun tidur pagi! Pasti melihat jam! Kita terbiasa menghitung berapa sisa waktu kita hari ini.. ehm.. padahal 'Semua ada waktunya, jadi bertindaklah perlahan seperti matahari yang tidak pernah lebih cepat terbit atau tenggelam'

Ada 2 jenis aktifitas hidup :
  1. Yang penting
  2. Yang mendesak
Sementara hidup kita dipenuhi oleh aktifitas-aktifitas :
  1. Yang penting dan mendesak
  2. Yang penting tapi tidak mendesak
  3. Yang tidak penting tapi mendesak
  4. Yang tidak pentik dan tidak mendesak
Menonton TV tidaklah penting, juga tidak mendesak, tapi kadang-kadang menjadi pilihan utama. Akhirnya pekerjaan yang sebenarnya penting dan mendesak kehabisan waktu, jadilah kita tergesa-gesa.. so.. berilah porsi waktu yang tepat untuk aktifitas kita!

Kuraih kebahagian dengan jalan merayap, sedang meraka yang berjalan cepat telah kelelahan dan kepayahan dan meyerah sebelum sampai di tujuan

Nilai kita terletak di bakat kita, amal shaleh kita, manfaat dan akhlak yang ada dalam diri kita!
Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk bersedih karena tidak mendapatkan ketampanan, harta benda atau orang tua yang kaya raya. Tetap ridhalah dengan bagian yang telah diberikan Tuhan.

Jika anda berada pada pagi hari, janganlah menunggu sampai datangnya petang hari dan jika berada pada petang hari jangan menunggu sampai datangnya pagi.

Sebenarnya masih banyak kutipan bagus lainnya..tapi baiknya buku ini dibaca aja Sob..hehehe


3.18.2008

Laskar Pelangi Setelah Dibaca!


Setelah mencuri-curi waktu yang ada.. yang lagi sempit banget.. akhirnya selese juga bacaan Laskar Pelangi.. gimana yah??!! .. ada kelebihan dan kekurangnya (pastilah secara manusia geto!!.. Tapi kekurangannya lumayan nganggu gw.. Mau tau ga apa aja?? Baca deh lengkapnya!! Tapi ini cuma pendapat pribadi loh!! Cuma sekedar kasi tau! Suka ga suka, berpulang lagi kepada kalian!!
Anak-anak Laskar Pelangi dalam keterbatasan dan kesederhanaan bisa menemukan pencapaian puncak dan petualangan seru di masa anak-anak, hingga dewasa. Kesederhanaan telah menjadi batas, dan kadang membuat mereka sedih dan minder, tapi mereka tidak tenggelam dalam keluhan dan tangisan. Anak-anak itu tetap berjuang hingga batas terakhir kemampuannya.

Diawali saat SD Muhammadiyah, sekolah kampung di Belitong dengan fasilitas yang sangat terbatas bahkan minus, membuka pendaftaran untuk murid baru kelas satu. Hingga ggota Laskar Pelangi. Nantinya di tengah cerita Laskar Pelangi mendapat anggota kesebelas, anggota wanita kedua, Flo.
Berkisah tentang Lintang, anak super genius didikan alam, yang rumahnya berjarak 40 km dari sekolah dan dilaluinya dengan bersepeda setiap hari tanpa mengeluh. Bahkan ketika suatu hari rantai sepedanya putus, dia rela berjalan kaki menuntun sepedanya ke sekolah. Dan merasa bahagia karena masih mendapat kesempatan ikut menyanyikan Padamu Negeri di jam pelajaran terakhir....terharu!!.. (secara ga pernah naik angkutan umum untuk kesekolah!)

Berkisah tentang Mahar anak genius berikutnya, tapi yang satu ini genius dalam bakat seni. Berkisah tentang rutinitas membeli kapur tulis di toko yang jauh dari sekolah dan berbau busuk, menggiring ke kisah cinta pertama Ikal kepada A Ling yang berkuku indah. Tentang keberhasilan mereka mengangkat nama SD Muhammadiyah yang selama ini selalu dianggap remeh dalam acara karnaval 17 Agustus dan lomba cerdas-cermat. Tentang cita-cita Ikal. Tentang hilangnya Flo. Tentang petualangan mistis ke Pulau Lanun menemui Tuk Bayan Tula bersama Flo dan Mahar. Dan bagian pertama ini ditutup dengan kesedihan mendalam yang sangat mengharukan saat Laskar Pelangi harus merelakan perginya seorang teman yang kurang beruntung...

Bagian pertama itu mengambil rentang waktu dari hari pertama Laskar Pelangi masuk kelas satu Sekolah Dasar Muhammadiyah hingga empat bulan menjelang Ebtanas SMP di gedung sekolah yang sama dengan orang-orang yang sama plus Flo.

Pada bagian kedua, kisah ini melompat dua belas tahun kemudian saat Laskar Pelangi telah menjadi dewasa yang harus berjuang menggapai peruntungannya dalam kehidupan nyata. Masing-masing menjalani suratan hidupnya yang sudah ditetapkan. Ada yang berjalan sesuai cita2nya, ada yang tidak terduga lompatannya, ada juga yang menyerah pada nasib yang sudah tergambar jelas sejak dahulu.

Meskipun begitu, terus terang, dari awal gw merasa terganggu dengan beberapa hal. Terutama dari cara penulis menuturkan kisah2nya (maaf ini pendapat pribadi!)

1. Kisahnya kadang berlompatan dari satu waktu ke waktu yang lain tanpa urutan yang jelas dan tanpa penjelasan kepada pembaca tentang sedang berada di waktu yang mana saat itu. Seringkali tidak dijelaskan satu kejadian ini terjadi pada saat mereka kelas berapa. Tiba-tiba saja Ikal jatuh cinta, tiba-tiba saja Lintang membicarakan teori Fisika, padahal beberapa lembar sebelumnya mereka baru masuk kelas satu SD.
Masalahnya perbedaan usia pada masa anak2 dan remaja itu kan sangat berpengaruh pada cara berpikir. Antara anak kelas satu SD dan kelas tiga SD saja sudah berbeda, Apalagi dengan anak SMP.

2. Andrea Hirata memilih cara bertutur orang pertama melalui tokoh Ikal, dia menceritakannya dengan gaya bertutur dan berpikir orang dewasa, bahkan pada saat Ikal baru masuk kelas satu SD. Keluguan seorang anak kecil ga bisa gw dapetin disini!

3.Western Minded
Terlalu banyak nama latin dan bahasa asing untuk kisah tentang anak2 di sekolah kampung. Imbas dari poin kedua juga tampaknya. Bukannya mau meremehkan bahwa anak2 sekolah kampung tidak pantas memakai bahasa asing, tapi memang pemakaiannya sudah melewati batas yang menurut gw realistis.
Ungkapan2 asing yang sebenarnya ada kalimat padanannya dalam bahasa Indonesia juga mewarnai beberapa lembar novel ini. Seperti "sense of fashion", "simply irresistable", "superb", "standing applause", "The distinguished Miss A Ling herself". Tidak terlalu banyak, tapi menggangguku. Ini bukan teenlit tentang anak2 borju di kota kan?
Mahar sang seniman genius juga dikisahkan lebih menyukai memainkan lagu2 berbahasa asing daripada lagu2 lokal. Pertama kali dia 'ditemukan' oleh Bu Mus, saat dia pertama kali disuruh menyanyi di depan kelas, Mahar menyanyikan lagu "Tennesse Waltz" dengan iringan ukulele yang dibawanya dalam tas. Selanjutnya pada kesempatan lain dia menyanyikan "Leaving on a Jet Plane". Grup band yang dibentuk Laskar Pelangi juga menyukai lagu asing seperti "Light My Fire" dan "Owner of a Lonely Heart". Sementara lagu kebangsaan Ikal saat dia jatuh cinta adalah "Have I Told You Lately That I Love You" dan "All I Have to Do is Dream"....Padahal jelas dibagian awal ada cerita yang berkisah tentang poster Rhoma Irama Hujan Duit!

Mungkinkah anak2 SD kampung itu memang dididik untuk menjadi western-minded? atau memang dibuat begitu agar novel ini berkesan "modern"?...

4. Ada hal-hal yang terasa terlalu dilebih-lebihkan atau terasa tidak pas dengan kenyataan. Ini bikin gw bertanya, apa benar ini kisah nyata? kok sepertinya 'too good to be true'
Di hari pertama kelas dua SD, Bu Mus sudah menanyakan soal2 perkalian rumit diatas sepuluh yang digabung dengan penjumlahan dan pengurangan. Lintang menyambar dengan cepat setiap pertanyaan, sementara yang lainnya sibuk menghitung dengan lidi. Padahal seingat gw SD dan melihat Bismo (Bismo juga kelas 1 SD coy!), anak kelas 1 SD cuma belajar penambahan dan pengurangan puluhan..belum ratusan bahkan ribuan!!.
Dan mungkinkah soal perkalian Bu Mus yang hasilnya ratusan bahkan ribuan itu dihitung dengan lidi?
Kemudian saat cerdas cermat SMP, ada soal2 matematika integral yang ditanyakan dalam lomba. SMP udah ada integral?... Sebagi pencinta math, gw tau persis di SMP itu kita masih sibuk dengan persamaan kuadrat! Kalo Lintang sudah menguasai perhitungan integral itu tidak aneh dan sangat mungkin. Tapi kalo sampai ada pertanyaan integral dalam cerdas cermat SMP yang mestinya mengikuti standar kurikulum, itu jelas aneh.
Dan tahu nggak apa saja jawaban yang diberikan Lintang untuk pertanyaan2 dalam cerdas cermat tersebut? "Thermoluminescent dating", "Vincent Van Gogh", "Menyasszonytanc", "Paradoks air", "Medula Spinalis", "Basedow", "Extremly Low Frequency"... fuih!! cerdas cermat SMP atau pengujian calon Doctor sih? (Sangaji, si jenius di sinetron 80-an Rumah Masa Depan, masih digambarkan lebih membumi daripada ini.
Anehnya sekolah yang digambarkan ditabrak kambing roboh ini punya perpustakaan yang amat sangat lengkap!!!! Hebat!!
Sementara si hebat satunya lagi, Mahar sang maestro seni, masih bisa diterima dan dibayangkan kehebatannya. Tapi saat diceritakan bahwa Laskar Pelangi punya grup band yang dilengkapi dengan Electone, Standing Bass, Drum, Tabla dan Rebana, gw bertanya lagi... ini bener murid2 sekolah kampung yang miskin itu? Yang bayaran sekolahnya seiklasnya? Kok canggih amat!!.
Terasa aneh lagi saat karnaval 17 Agustus, Mahar mampu menyediakan 30 buah Tabla untuk pertunjukan dalam karnaval itu. Apakah Tabla itu alat musik lokal yang dimainkan dan dimiliki oleh banyak orang? Di kampungku di jawa sana, untuk mendapatkan 30 buah kendang yang alat musik lokal saja pastilah perlu keliling ke seluruh penjuru kabupaten dan menyewanya dengan biaya tidak sedikit.

5. Andrea Hirata sangat pelit dengan dialog. Dia lebih sering bertutur sendiri menceritakan kisah2nya dalam pandangan pelaku pertama. Gw jadi serasa menikmati sebuah film bisu yang diberi narasi. Ada emosi2 yang tidak tersampaikan. Terasa ada jarak dari pembaca dengan kisah2 tanpa dialog itu, tidak merasakan emosi pelakunya yang biasanya tersampaikan lewat dialog2 antar pelaku.
Pada bagian2 yang dilengkapi dengan dialog, gw bisa merasakan kehangatan dan kehidupan cerita. Tapi di bagian yang tanpa dialog, gw seperti sedang membayangkan menonton film dokumenter, dingin hampir tanpa emosi.

Yah, walaupun begitu banyak 'keanehan' atas gangguan yg terasa di novel ini, tapi gw menutupnya dengan perasaan dan kesan yang menyenangkan. Sebuah gambaran kehidupan yang menyentuh. Apalagi ditutup dengan cerita saat Laskar Pelangi sudah dewasa ketika mereka bertemu kembali dengan membawa cerita kehidupan mereka masing2. Gw ikut merasa kangen dengan serunya masa kecil mereka, dan terharu dengan segala nasib dan pencapaian mereka di saat dewasa.

Penuh hikmah kehidupan yang diajarkan oleh orang2 sederhana itu, walaupun tidak dituturkan dengan sederhana... Tidak seperti Ayat-ayat Cinta!

3.15.2008

Laskar Pelangi


Ini buku keren.. belum sempet habis dibaca
Tapi gw janji bakal kasih tau sebagus apa buku Laskar Pelangi..
Sebagus apa sehingga Andre Hirata bisa menjadikan Laskar Pelangi 'sesuatu' yang bisa gw perjuangkan!
Sedahsyat apa Laskar Pelangi dan Andrea Hirata mempengaruhi hidup anak manusia yang tengah bergejolak, masa yang serba sulit!

Mungkin minggu ini dah selese gw baca..tapi gag janji..minimal..minggu depan ada long week end.. sebelum gw sibuk dengan mid test!..gw berharap bisa selese tuch buku..
kalo teman-teman udah ada yang baca.. kasih comment nya ya

Oia kalo mau download ebook nya Laskar Pelangi, gw bisa bantu, tapi ebooknya baru selese sampe bagian 5 (Bab 24 dari 34 Bab yang ditulis Andrea Hirata)

Bagian I download Buku Laskar Pelangi
Bagian 2 download Buku Laskar Pelangi
Bagian 3 download Buku Laskar Pelangi
Bagian 4 download Buku Laskar Pelangi
Bagian 5 download Buku Laskar Pelangi

Bagian selanjutnya semoga bisa gw kasih info secepatnya
Ayo kita baca!!!

3.12.2008

Buku "100 Tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah Dunia"


Buku "100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah Dunia"

Ini salah satu buku fave gw. Ga tau kenapa gw sukaaaaa banget sama buku ini.
Tertarik baca, karena gw liat buku ini sering banget di baca mama, selalu berada diluar rak buku mama, kadang di meja makan, kadang di kamar!
Melihat antusias mama (mama punya buku itu dari SMP!), coba-coba tengok isinya kea apa.. eh asyik juga!!! Baca satu demi satu tokoh sampe ga terasa selese juga 100 tokoh! Terus terang Michael Hart menjalin kata demi kata dengan bagus sehingga bikin gw (pembacanya) ga boring.
Siapa siy Michael Hart dan Siapa aja 100 tokoh yang berpengaruh pada dunia???

Pada 1978, Michael H. Hart menerbitkan buku berjudul 100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah (terjemahan Indonesianya oleh Mahbub Djunaidi). Buku itu memuat peringkat 100 yang ia merasa memiliki pengaruh terkuat dalam sejarah manusia. Bukunya secara hangat diperdebatkan konsep bukunya secara luas ditiru. Penting untuk dicatat bahwa Dr. Hart tak memasukkan orang terbesar. Kriterianya ialah berpengaruh.

Buku ini dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata terhadap daftar urutan 100 dan pangkat luar biasa mereka. Terutama di antara revisi itu ialah penurunan pangkat tokoh komunis seperti Lenin dan Joseph Stalin, dan pengenalan Mikhail Sergeyevich Gorbachev. Edisi ini juga memuat Edward de Vere menggantikan William Shakespeare. Hart menggantikan Niels Henrik David Bohr dan Antoine Henri Becquerel dengan Ernest Rutherford, juga membetulkan kesalahan dalam edisi pertama. Henry Ford juga dimasukkan di sini dari yang sekedar "Tokoh-tokoh Terhormat", menggantikan Pablo Picasso. Akhirnya, urutan itu ditata kembali.

Ini dia 100 tokoh yang berpengaruh dalam sejarah dunia :
1. Nabi Muhammad saw - pembawa agama Islam, penguasa Arabia
2. Isaac Newton - fisikawan, pencetus teori gravitasi umum, hukum gerak
3. Yesus - pembawa agama Kristen
4. Siddhartha Gautama (Buddha) - pendiri agama Buddha
5. Kong Hu Cu - pendiri agama Kong Hu Cu
6. Santo Paulus - penyebar agama Kristen
7. Ts'ai Lun - penemu kertas
8. Johann Gutenberg - mengembangkan mesin cetak, mencetak Alkitab
9. Christopher Columbus - penjelajah, memimpin orang-orang Eropa ke Amerika
10. Albert Einstein - fisikawan, penemu Teori Relativitas
11. Louis Pasteur - ilmuwan, penemu pasteurisasi
12. Galileo Galilei - astronom, secara akurat mengemukakan Teori Heliosentris
13. Aristoteles - filsuf Yunani yang berpengaruh
14. Euklides - matematikawan, membuktikan tentang geometri
15. Nabi Musa - nabi terbesar Yahudi
16. Charles Robert Darwin - biolog, mendeskripsikan Teori Evolusi
17. Kaisar Qin Shi Huang - Kaisar Tiongkok
18. Augustus Caesar (Kaisar Agustus) - kaisar pertama Romawi
19. Nicolaus Copernicus - astronom, salah satu tokoh Teori Heliosentris
20. Antoine Laurent Lavoisier - bapak kimia modern, filsuf, ekonom
21. Konstantin yang Agung - Kaisar Romawi yang menjadikan agama Kristen sebagai agama resmi negara
22. James Watt - mengembangkan mesin uap
23. Michael Faraday - fisikawan, kimiawan, menemukan induksi elektromagnetik
24. James Clerk Maxwell - fisikawan, penemu spektrum elektromagnetik
25. Martin Luther - pendiri agama Protestan dan aliran Lutheran
26. George Washington - presiden pertama Amerika Serikat
27. Karl Heinrich Marx - bapak komunisme
28. Orville Wright dan Wilbur Wright - penemu pesawat terbang
29. Jengis Khan - penakluk dari bangsa Mongol
30. Adam Smith - ekonom, pelopor kapitalisme
31. Edward de Vere, 17th Earl of Oxford - kemungkinan menulis karya yang berkaitan dengan William Shakespeare
32. John Dalton - kimiawan, fisikawan, penemu teori atom, hukum tekanan parsial (Hukum Dalton)
33. Alexander yang Agung / Iskandar Zulkarnain - penakluk dari Makedonia
34. Kaisar Napoleon Bonaparte - penakluk dari bangsa Perancis
35. Thomas Alva Edison - penemu bola lampu dan fonograf, dll.
36. Antony van Leeuwenhoek - ahli mikroskop, mempelajari kehidupan mikroskopis
37. William Thomas Green Morton - pelopor anestesiologi
38. Guglielmo Marconi - penemu radio
39. Adolf Hitler - penakluk, memimpin Blok Poros dalam Perang Dunia II
40. Plato - filsuf Yunani
41. Oliver Cromwell -politikus Inggris dan pemimpin militer
42. Alexander Graham Bell - salah seorang penemu telepon
43. Alexander Fleming - penemu penisilin, memajukan bakteriologi, imunologi dan kemoterapi
44. John Locke - filsuf dan teolog liberal
45. Ludwig van Beethoven - komponis musik klasik
46. Werner Karl Heisenberg - pencetus Prinsip Ketidakpastian
47. Louis-Jacques-Mandé Daguerre - penemu/pelopor fotografi
48. Simon Bolivar - pahlawan nasional dari Venezuela, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Bolivia
49. René Descartes - filsuf rasionalis dan matematikawan
50. Michelangelo Buonarroti - pelukis, pematung, arsitek
51. Paus Urbanus II - penyeru Perang Salib
52. Umar bin al-Khattab - Khalifah Ar-Rasyidin kedua, memperluas Daulah Khilafah Islamiyah
53. Asoka - raja India yang masuk dan mengembangkan agama Buddha
54. Santo Augustinus - teolog Kristen awal
55. William Harvey - penemu sirkulasi darah
56. Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford of Nelson - fisikawan
57. Yohanes Calvin - tokoh Reformasi Gereja, pendiri Calvinisme
58. Gregor Johann Mendel - penemu teori genetika
59. Max Karl Ernst Ludwig Planck - fisikawan, mengemukakan termodinamika
60. Joseph Lister, 1st Baron Lister - pelaku penemuan antiseptik yang secara besar mengurangi kematian akibat pembedahan
61. Nikolaus August Otto - penemu mesin pembakaran 4 tak
62. Francisco Pizarro - penakluk bangsa Spanyol yang menaklukkan Kerajaan Inka di Amerika Selatan
63. Hernando Cortes - penakluk bangsa Spanyol yang menaklukkan Meksiko
64. Thomas Jefferson - presiden ketiga AS
65. Ratu Isabella I - penguasa Spanyol, penyokong Cristopher Colombus
66. Joseph Stalin - tokoh revolusioner dan penguasa Uni Soviet
67. Julius Caesar - penguasa Roma
68. Raja William I sang Penakluk - meletakkan pembangunan Inggris modern
69. Sigmund Freud - pendiri sekolah Freud untuk psikologi, ahli psikoanalisis
70. Edward Jenner - penemu vaksin cacar
71. Wilhelm Conrad Roentgen - penemu sinar X
72. Johann Sebastian Bach - komponis
73. Lao Tzu - pendiri Taoisme
74. Voltaire - penulis dan filsuf
75. Johannes Kepler - astronom penemu Hukum Kepler tentang pergerakan planet
76. Enrico Fermi - salah satu tokoh abad atom, bapak bom atom
77. Leonhard Euler - fisikawan, matematikawan penemu kalkulus diferensial dan integral serta al-Jabar
78. Jean-Jacques Rousseau - filsuf dan pengarang Prancis
79. Niccolò Machiavelli - penulis Sang Pangeran (risalat politik yang berpengaruh)
80. Thomas Robert Malthus - ekonom penulis Esai Prinsip Populasi dalam Pengaruhnya pada Kemajuan Masa Depan pada Masyarakat
81. John Fitzgerald Kennedy - presiden AS yang mendirikan "Program Luar Angkasa Apollo"
82. Gregory Goodwin Pincus - endokrinolog, menemukan pil KB
83. Mani - Nabi Iran abad ke-3, pendiri Manicheanisme
84. Lenin - tokoh revolusioner dan pemimpin Rusia
85. Kaisar Sui Wen - menyatukan Tiongkok, pendiri dinasti Sui
86. Vasco da Gama - navigator, penemu rute pelayaran Eropa ke India
87. Raja Cyrus (Koresy) yang Agung - pendiri kekaisaran Persia
88. Tsar Peter yang Agung - mendekatkan Rusia kepada Eropa
89. Mao Zedong - bapak Maoisme, komunisme Tiongkok
90. Sir Francis Bacon - filsuf, menggambarkan secara induktif metode ilmiah
91. Henry Ford - pembuat mobil model T
92. Meng Tse - filsuf, pendiri sekolah Konfusianisme
93. Zarathustra - pendiri Zoroastrianisme
94. Ratu Elizabeth I - ratu Inggris, memperbaiki Gereja Inggris setelah Ratu Mary
95. Mikhail Sergeyevich Gorbachev - Perdana Menteri Rusia yang mengakhiri Komunisme di Uni Soviet dan Eropa Timur
96. Raja Menes - menyatukan Mesir Atas dan Mesir Bawah
97. Kaisar Charlemagne - Kaisar Romawi Suci
98. Homer - penyair epik
99. Kaisar Justinianus I - kaisar Romawi, menaklukkan kembali kekaisaran Mediterania
100. Mahavira - pendiri Jainisme

3.01.2008

Bagian Akhir Novel AAC


Ini ending Novel AYAT-AYAT CINTA!
Suka banget kata-kata di endingnya..sederhana tapi indah!



Tengah malam, Aisha membangunkan diriku. Kusibak selimut tebal. Kaca jendela tampak basah. Musim dingin mulai merambat menuju puncaknya. Aisha melindungi tubuhnya dengan sweater. Untung penghangat ruangan kamar kelas satu berfungsi baik. Tapi kaca jendela tetap tampak basah. Berarti di luar sana udara benar-benar dingin. Mungkin telah mencapai 8 derajat. Aku tidak bisa membayangkan seperti apa dinginnya kutub utara yang puluhan derajat di bawah nol. Suasana malam senyap dan beku.
“Fahri, ayo lihatlah Maria, dia mengigau aneh sekali..aku belum pernah melihat orang mengigau seperti itu.” Kata Aisha pelan.
Aku mengikuti ajakan Aisha untuk melihat keadaan Maria. Tak ada siapa-siapa di kamar Maria saat kami masuk. Kecuali Madame Nadia, yang pulas di sofa tak jauh dari ranjang Maria. Ibu kandung Maria itu kelihatannya kelelahan. Kami melangkah pelan mendekati Maria. Dan aku mengenal apa yang diigaukan oleh Maria. Aku pasang telinga lekat-lekat dan memperhatikan dengan seksama. Subhanallah, Maha Suci Allah! Yang terucap lirih dari mulut Maria, tak lain dan tak bukan adalah ayat-ayat suci dalam surat Maryam. Ia memang hafal surat itu. Aku tak kuat menahan haru.
“Sepertinya yang keluar dari bibirnya itu ayat-ayat suci Al-Qur’an? Bagaimana bisa terjadi, Fahri?” Heran Aisha.
“Kita dengarkan saja baik-baik. Nanti aku jelaskan padamu. Banyak hal yang belum kau ketahui tentang Maria.” Jawabku pelan.
Kami pun menyimak igauan Maria baik-baik. Mendengarkan apa yang diucapkan oleh Maria dalam alam tidak sadarnya. Pelan. Urut. Indah dan lancar. Tak ada yang salah. Meskipun tajwidnya masih belum lurus benar. Maria melantunkan ayat-ayat yang mengisahkan penderitaan Maryam setelah melahirkan nabi Isa. Maryam dituduh melakukan perbuatan mungkar. Allah menurunkan mukjizat-Nya, Isa yang masih bayi bisa berbicara.

Fa atat bihi qaumaha tahmiluh,
qaalu yaa Maryamu laqad ji’ta syaian fariyya.
Ya ukhta Haaruna maa kaana abuuki imra ata sauin
wa maa kaanat ummuki baghiyya.
Fa asyaarat ilaih, qaalu kaifa nukallimu man kaanat fil mahdi shabiyya.
Qaala inni abdullah aataniyal kitaaba wa ja’alani nabiyya.
Wa ja’alani mubaarakan ainama kuntu
wa aushaani bish shalati waz zakaati maa dumtu hayya.
(Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata, ‘Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
Hai saudara perempuan Harun ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina.
Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata, ‘Bagaimana kami akan berbicara pada anak kecil yang masih dalam ayunan?’
Isa berkata, ‘Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab dan dia menjadikan aku seorang nabi.

Dan dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan dia memerintahkan kepadaku mendirikan shalat menunaikah zakat selama aku hidup. Seorang malaikat pun jika mendengar apa yang dilantunkan Maria dalam alam bawah sadarnya itu akan luluh jiwanya, bergetar hatinya, dan meneteskan air mata. Maria sedang mengeluarkan apa yang bercokol kuat dalam memorinya. Dan itu adalah ayat-ayat suci yang menyejukkan. Maria terus melantunkan apa yang dihafalnya ayat demi ayat. Air mataku menetes setetes demi setetes. Cahaya keagungan Tuhan berkilat-kilat dalam diri semakin lama semakin benderang. Bibir Maria terus bergetar. Aku bertanya dalam diri, siapa sebenarnya yang menggerakkan bibirnya? Dia sedang tak sadar apa-apa. Ia sampai pada akhir surat Maryam. Namun bibirnya tidak juga berhenti bergetar, terus melanjutkan surat setelahnya.

Surat Thaaha. Subhanallah!
Thaaha.
Maa anzalna ‘alaikal Qur’aana li tasyqa
Illa tadzkiratan liman yakhsya
( Thaaha.
Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu
agar kamu jadi susah
Tetapi sebagai tadzkirah
bagi orang yang takut kepada Allah

Aku jadi tidak mengerti sebenarnya berapa surat. Berapa juz yang telah dihafal Maria. Dulu saat pertama kali dia menyapa di dalam metro dia mengatakan hanya hafal surat Al Maidah dan Maryam saja. Sekarang dia membaca surat Thaaha. Aku benar-benar terkesima dibuatnya. Masih banyak rahasia dalam dirinya yang tidak aku ketahui. Aku jadi tidak tahu pasti keyakinan dalam hatinya. Dengan air mata terus mengalir di sudut matanya yang terpejam ia melantunkan ayat-ayat suci itu seperti sedang asyik bernyanyi dalam mimpi. Malam yang dingin terasa hangat oleh aura getar bibir Maria. Ia mengajak pendengarnya berada di Mesir pada masa nabi Musa melawan Fir’aun. Ia terus bernyanyi, seperti bidadari menyanyikan lagu surga.
Innama ilaahukumullah al ladzi laa ilaha illa huwa
wasia kulla syai in ilma
Kadzalika naqushu ‘alaika anbai ma sabaq
wa qad aatainaaka min ladunna dzikra
(Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah,
yang tiada tuhan selain Dia, pengetahuannya
meliputi segala sesuatu.

Demikianlah kami kisahkan kepadamu
sebagian kisah umat yang telah lalu,
dan sesungguhnya telah kami berikan kepadamu
dari sisi Kami suatu peringatan
Sampai ayat ini bibir Maria berhenti bergetar. Lelehan air matanya semakin deras. Namun ia tidak juga membuka mata. Entah apa yang ia rasa. Aku hanya bisa ikut melelehkan air mata. Berdoa. Dan memegang erat tangannya. Sesaat lamanya keheningan tercipta. Tiba-tiba bibirnya bergerak dan mendendangkan zikir dengan nada aneh:

Allah. Allah. Allah.
Aku ingin Allah.
Allah. Allah. Allah.
Aku rindu Allah.
Allah. Allah. Allah.
Aku cinta Allah.
Allah. Allah. Allah
Allah.
Allah.
Allah.
Allah.
Allah.
Allah. Allah. Allah.
CahayaMu Allah.
Allah. Allah. Allah.
SenyumMu Allah.
Allah. Allah. Allah.
BelaianMu Allah.
Allah. Allah. Allah.
CiumanMu Allah.
Allah. Allah. Allah.
CintaMu Allah.
Allah.
Surgamu Allah.
Allah.
Surgamu Allah.
Allah.
Surgamu Allah.
Surgamu Allah.
Surgamu Allah.
Surgamu Allah.
Allah. Allah.Allah.
Allah.
Allah.
Allah.

Semakin lama volume suaranya semakin mengecil. Lalu hilang. Hatiku berdesir ketika melihat bulu matanya yang lentik bergerak-gerak. Perlahan ia mengerjap. Allah. Allah. Allah. Sembari bibirnya berzikir matanya tampak mulai terbuka perlahan. Dan akhirnya benar-benar terbuka. Subhanallah!

“Maria!” sapaku pelan.
“Fa..Fahri?” suaranya sangat lirih nyaris tiada terdengar.
“Ya. Apa yang kau rasakan sekarang, Sayang? Apanya yang sakit?”
“Tolonglah aku? Aku sedih sekali.”
“Kenapa sedih?”
“Aku sedih tak diizinkan masuk surga!”
Jawaban Maria membuat aku dan Aisha kaget bukan main. Dari mana dia tiba-tiba dapat kekuatan untuk berkata sejelas itu? Apakah dia akan mati? Tanyaku dalam hati. Dan cepat-cepat aku membuang pertanyaan tidak baik itu. Tapi kenapa dia berulang-ulang menyebut-nyebut surga.
“Aku telah sampai di depan pintu surga, tetapi aku tidak boleh masuk!” ulangnya.
“Kenapa?”
“Katanya aku tidak termasuk golongan mereka. Pintu-pintu itu tertutup bagiku. Aku terlunta-lunta. Aku menangis sejadi-jadinya.”
“Aku sungguh tak mengerti dengan apa yang kau alami, Maria. Tapi bagaimana mulanya kau bisa sampai di sana?”
“Aku tidak tahu awal mulanya bagaimana. Tiba-tiba saja aku berada dalam alam yang tidak pernah kulihat sebelumnya. Dari kejauhan aku melihat istana megah hijau bersinar-sinar. Aku datang ke sana. Aku belum pernah melihat bangunan istana yang luasnya tiada terkira, dan indahnya tiada pernah terpikir dalam benak manusia. Luar biasa indahnya. Ia memiliki banyak pintu. Dari jarak sangat jauh aku telah mencium wanginya. Aku melihat banyak sekali manusia berpakaian indah satu persatu masuk ke dalamnya lewat sebuah pintu yang tiada terbayangkan indahnya. Kepada mereka aku bertanya, “Istana yang luar biasa indahnya ini apa?” Mereka menjawab, “Ini surga!” Hatiku bergetar. Dari pintu yang terbuka itu aku bisa sedikit melihat apa yang ada di dalamnya. Sangat menakjubkan. Tak ada kata-kata yang bisa menggambarkan. Tak ada pikiran yang mampu melukiskan. Aku sangat tertarik maka aku ikut barisan orang-orang yang satu persatu masuk ke dalamnya. Ketika kaki mau melangkah masuk seorang penjaga dengan senyum yang menawan berkata padaku, “Maaf, Anda tidak boleh lewat pintu ini. Ini namanya Babur Rayyan. Pintu khusus untuk orang-orang yang berpuasa. Anda tidak termasuk golongan mereka!” Aku sangat kecewa. Aku lalu berjalan ke sisi lain. Di sana ada pintu yang juga sedang penuh dimasuki anak manusia berpakaian indah. Aku mau ikut masuk. Seorang penjaga yang ramah berkata, “Maaf, Anda tidak boleh lewat pintu ini. Ini Babush Shalat. Pintu khusus untuk orang-orang shalat. Dan Anda tidak termasuk golongan mereka!” Aku sangat sedih. Hatiku kecewa luar biasa. Aku melihat di kejauhan masih ada pintu. Aku berjalan ke sana dengan harapan bisa masuk lewat pintu itu. Namun ketika hendak masuk seorang penjaga yang wajahnya bercahaya berkata, “Maaf, Anda tidak boleh masuk lewat sini. Ini Babuz Zakat. Pintu khusus untuk orang-orang yang menunaikan zakat. Ada banyak pintu. Dan setiap kali aku hendak masuk selalu dicegah penjaganya. Sampai di pintu terakhir namanya Babut Taubah. Aku juga tidak boleh masuk. Karena itu khusus untuk orang-orang yang taubatnya diterima Allah. Dan aku tidak termasuk mereka. Aku kembali ke pintu-pintu sebelumnya. Semuanya tertutup rapat. Orang-orang sudah masuk semua. Hanya aku sendirian di luar. Aku menggedor-gedor pintu bernama Babur Rahmah. Tak ada yang membuka. Aku hanya mendengar suara, “Jika kau memang penghuni surga kau tidak perlu mengetuknya karena kau pasti punya kuncinya. Bukalah pintu-pintu itu dengan kunci surga yang kau miliki!” Aku menangis sejadi-jadinya. Aku tidak memiliki kuncinya. Aku berjalan dari pintu satu ke pintu yang lain dengan air mata menetes di sepanjang jalan. Aku putus asa. Aku tergugu di depan Babur Rahmah. Aku mengharu biru pada Tuhan. Aku ingin menarik belas kasihNya dengan membaca ayat-ayat sucinya. Yang kuhafal adalah surat Maryam yang tertera di dalam Al-Qur’an. Dengan mengharu biru aku membacanya penuh penghayatan. Selesai membaca surat Maryam aku lanjutkan surat Thaha. Sampai ayat sembilan puluh sembilan aku berhenti karena Babur Rahmah terbuka perlahan. Seorang perempuan yang luar biasa anggun dan sucinya keluar mendekatiku dan berkata,
“Aku Maryam. Yang baru saja kau sebut dalam ayat-ayat suci yang kau baca. Aku diutus oleh Allah untuk menemuimu. Dia mendengar haru biru tangismu. Apa maumu?”
“Aku ingin masuk surga. Bolehkah?”
“Boleh. Surga memang diperuntukkan bagi semua hamba-Nya. Tapi kau harus tahu kuncinya?”
“Apa itu kuncinya?”
“Nabi pilihan Muhammad telah mengajarkannya berulang-ulang. Apakah kau tidak mengetahuinya?”
“Aku tidak mengikuti ajarannya.”
“Itulah salahmu.”
“Kau tidak akan mendapatkan kunci itu selama kau tidak mau tunduk penuh ikhlas mengikuti ajaran Nabi yang paling dikasihi Allah ini. Aku
sebenarnya datang untuk memberitahukan kepadamu kunci masuk surga. Tapi karena kau sudah menjaga jarak dengan Muhammad maka aku tidak diperkenankan untuk memberitahukan padamu.”
Bunda Maryam lalu membalikkan badan dan hendak pergi. Aku langsung menubruknya dan bersimpuh dikakinya. Aku menangis tersedu-sedu. Memohon agar diberitahu kunci surga itu. “Aku hidup untuk mencari kerelaan Tuhan. Aku ingin masuk surga hidup bersama orang-orang yang beruntung. Aku akan melakukan apa saja, asal masuk surga. Bunda Maryam tolonglah berilah aku kunci itu. Aku tidak mau merugi selama-lamanya.” Aku terus menangis sambil menyebut-nyebut nama Allah. Akhirnya hati Bunda Maryam luluh. Dia duduk dan mengelus kepalaku dengan penuh kasih sayang,
“Maria dengarkan baik-baik! Nabi Muhammad Saw. telah mengajarkan kunci masuk surga. Dia bersabda, ‘Barangsiapa berwudhu dengan baik, kemudian mengucapkan: Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh (Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya) maka akan dibukakan delapan pintu surga untuknya dan dia boleh masuk yang mana ia suka!’. Jika kau ingin masuk surga lakukanlah apa yang diajarkan olah Nabi pilihan Allah itu. Dia nabi yang tidak pernah bohong, dia nabi yang semua ucapannya benar. Itulah kunci surga! Dan ingat Maria, kau harus melakukannya dengan penuh keimanan dalam hati, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah. Tanpa keimanan itu, yang kau lakukan sia-sia. Sekarang pergilah untuk berwudhu. Dan cepat kembali kemari, aku akan menunggumu di sini. Kita nanti masuk bersama. Aku akan membawamu ke surga Firdaus!”
Setelah mendengar nasihat dari Bunda Maryam, aku lalu pergi mencari air untuk wudhu. Aku berjalan ke sana kemari namun tidak juga menemukan air. Aku terus menyebut nama Allah. Akhirnya aku terbangun dengan hati sedih. Aku ingin masuk surga. Aku ingin masuk surga. Aku ingin ke sana, Bunda Maryam menungguku di Babur Rahmah. Itulah kejadian atau mimpi yang aku alami. Oh Fahri suamiku, maukah kau menolongku?”
“Apa yang bisa aku lakukan untukmu, Maria?”
“Bantulah aku berwudhu. Aku masih mencium bau surga. Wanginya merasuk ke dalam sukma. Aku ingin masuk ke dalamnya. Di sana aku berjanji akan mempersiapkan segalanya dan menunggumu untuk bercinta. Memadu kasih dalam cahaya kesucian dan kerelaan Tuhan selama-lamanya. Suamiku, bantu aku berwudhu sekarang juga!”

Aku menuruti keinginan Maria. Dengan sekuat tenaga aku membopong Maria yang kurus kering ke kamar mandi. Aisha membantu membawakan tiang infus. Dengan tetap kubopong, Maria diwudhui oleh Aisha. Setelah selesai, Maria kembali kubaringkan di atas kasur seperti semula. Dia menatapku dengan sorot mata bercahaya. Bibirnya tersenyum lebih indah dari biasanya. Lalu dengan suara lirih yang keluar dari relung jiwa ia berkata:
Asyhadu an laa ilaaha illallah
wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh!

Ia tetap tersenyum. Menatapku tiada berkedip. Perlahan pandangan matanya meredup. Tak lama kemudian kedua matanya yang bening itu tertutup rapat. Kuperiksa nafasnya telah tiada. Nadinya tiada lagi denyutnya. Dan jantungnya telah berhenti berdetak. Aku tak kuasa menahan derasnya lelehan air mata. Aisha juga. Inna lillahi wa inna ilaihi raajiun!
Maria menghadap Tuhan dengan menyungging senyum di bibir. Wajahnya bersih seakan diselimuti cahaya. Kata-kata yang tadi diucapkannya dengan bibir bergetar itu kembali terngiang-ngiang ditelinga:

“Aku masih mencium bau surga. Wanginya merasuk ke dalam sukma. Aku ingin masuk ke dalamnya. Di sana aku berjanji akan mempersiapkan segalanya dan menunggumu untuk bercinta. Memadu kasih dalam cahaya kesucian dan kerelaan Tuhan selama-lamanya.”
Sambil terisak Aisha melantunkan ayat:
Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah
irji’ii ilaa Rabbiki
raadhiyatan mardhiyyah
Fadkhulii fii ‘ibaadii
wadkhulii jannatii
(Hai jiwa yang tenang
Kembalilah kamu kepada Tuhanmu
dengan hati puas lagi diridhai
Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambaKu
Maka masuklah ke dalam surga-Ku.

Saat itu Madame Nahed, terbangun dari tidurnya dan bertanya sambil mengucek kedua matanya, “Kenapa kalian menangis?”
Kaca jendela mengembun. Musim dingin sedang menuju puncaknya. O, apakah di surga sana ada musim dingin? Ataukah malah musim semi selamanya? Ataukah musim-musim di sana tidak seperti musim yang ada di dunia?



Mau tau lengkap isi Novel nya?? Klik aja disini
Template dibuat oleh : irshadi bagas