3.18.2008

Laskar Pelangi Setelah Dibaca!


Setelah mencuri-curi waktu yang ada.. yang lagi sempit banget.. akhirnya selese juga bacaan Laskar Pelangi.. gimana yah??!! .. ada kelebihan dan kekurangnya (pastilah secara manusia geto!!.. Tapi kekurangannya lumayan nganggu gw.. Mau tau ga apa aja?? Baca deh lengkapnya!! Tapi ini cuma pendapat pribadi loh!! Cuma sekedar kasi tau! Suka ga suka, berpulang lagi kepada kalian!!
Anak-anak Laskar Pelangi dalam keterbatasan dan kesederhanaan bisa menemukan pencapaian puncak dan petualangan seru di masa anak-anak, hingga dewasa. Kesederhanaan telah menjadi batas, dan kadang membuat mereka sedih dan minder, tapi mereka tidak tenggelam dalam keluhan dan tangisan. Anak-anak itu tetap berjuang hingga batas terakhir kemampuannya.

Diawali saat SD Muhammadiyah, sekolah kampung di Belitong dengan fasilitas yang sangat terbatas bahkan minus, membuka pendaftaran untuk murid baru kelas satu. Hingga ggota Laskar Pelangi. Nantinya di tengah cerita Laskar Pelangi mendapat anggota kesebelas, anggota wanita kedua, Flo.
Berkisah tentang Lintang, anak super genius didikan alam, yang rumahnya berjarak 40 km dari sekolah dan dilaluinya dengan bersepeda setiap hari tanpa mengeluh. Bahkan ketika suatu hari rantai sepedanya putus, dia rela berjalan kaki menuntun sepedanya ke sekolah. Dan merasa bahagia karena masih mendapat kesempatan ikut menyanyikan Padamu Negeri di jam pelajaran terakhir....terharu!!.. (secara ga pernah naik angkutan umum untuk kesekolah!)

Berkisah tentang Mahar anak genius berikutnya, tapi yang satu ini genius dalam bakat seni. Berkisah tentang rutinitas membeli kapur tulis di toko yang jauh dari sekolah dan berbau busuk, menggiring ke kisah cinta pertama Ikal kepada A Ling yang berkuku indah. Tentang keberhasilan mereka mengangkat nama SD Muhammadiyah yang selama ini selalu dianggap remeh dalam acara karnaval 17 Agustus dan lomba cerdas-cermat. Tentang cita-cita Ikal. Tentang hilangnya Flo. Tentang petualangan mistis ke Pulau Lanun menemui Tuk Bayan Tula bersama Flo dan Mahar. Dan bagian pertama ini ditutup dengan kesedihan mendalam yang sangat mengharukan saat Laskar Pelangi harus merelakan perginya seorang teman yang kurang beruntung...

Bagian pertama itu mengambil rentang waktu dari hari pertama Laskar Pelangi masuk kelas satu Sekolah Dasar Muhammadiyah hingga empat bulan menjelang Ebtanas SMP di gedung sekolah yang sama dengan orang-orang yang sama plus Flo.

Pada bagian kedua, kisah ini melompat dua belas tahun kemudian saat Laskar Pelangi telah menjadi dewasa yang harus berjuang menggapai peruntungannya dalam kehidupan nyata. Masing-masing menjalani suratan hidupnya yang sudah ditetapkan. Ada yang berjalan sesuai cita2nya, ada yang tidak terduga lompatannya, ada juga yang menyerah pada nasib yang sudah tergambar jelas sejak dahulu.

Meskipun begitu, terus terang, dari awal gw merasa terganggu dengan beberapa hal. Terutama dari cara penulis menuturkan kisah2nya (maaf ini pendapat pribadi!)

1. Kisahnya kadang berlompatan dari satu waktu ke waktu yang lain tanpa urutan yang jelas dan tanpa penjelasan kepada pembaca tentang sedang berada di waktu yang mana saat itu. Seringkali tidak dijelaskan satu kejadian ini terjadi pada saat mereka kelas berapa. Tiba-tiba saja Ikal jatuh cinta, tiba-tiba saja Lintang membicarakan teori Fisika, padahal beberapa lembar sebelumnya mereka baru masuk kelas satu SD.
Masalahnya perbedaan usia pada masa anak2 dan remaja itu kan sangat berpengaruh pada cara berpikir. Antara anak kelas satu SD dan kelas tiga SD saja sudah berbeda, Apalagi dengan anak SMP.

2. Andrea Hirata memilih cara bertutur orang pertama melalui tokoh Ikal, dia menceritakannya dengan gaya bertutur dan berpikir orang dewasa, bahkan pada saat Ikal baru masuk kelas satu SD. Keluguan seorang anak kecil ga bisa gw dapetin disini!

3.Western Minded
Terlalu banyak nama latin dan bahasa asing untuk kisah tentang anak2 di sekolah kampung. Imbas dari poin kedua juga tampaknya. Bukannya mau meremehkan bahwa anak2 sekolah kampung tidak pantas memakai bahasa asing, tapi memang pemakaiannya sudah melewati batas yang menurut gw realistis.
Ungkapan2 asing yang sebenarnya ada kalimat padanannya dalam bahasa Indonesia juga mewarnai beberapa lembar novel ini. Seperti "sense of fashion", "simply irresistable", "superb", "standing applause", "The distinguished Miss A Ling herself". Tidak terlalu banyak, tapi menggangguku. Ini bukan teenlit tentang anak2 borju di kota kan?
Mahar sang seniman genius juga dikisahkan lebih menyukai memainkan lagu2 berbahasa asing daripada lagu2 lokal. Pertama kali dia 'ditemukan' oleh Bu Mus, saat dia pertama kali disuruh menyanyi di depan kelas, Mahar menyanyikan lagu "Tennesse Waltz" dengan iringan ukulele yang dibawanya dalam tas. Selanjutnya pada kesempatan lain dia menyanyikan "Leaving on a Jet Plane". Grup band yang dibentuk Laskar Pelangi juga menyukai lagu asing seperti "Light My Fire" dan "Owner of a Lonely Heart". Sementara lagu kebangsaan Ikal saat dia jatuh cinta adalah "Have I Told You Lately That I Love You" dan "All I Have to Do is Dream"....Padahal jelas dibagian awal ada cerita yang berkisah tentang poster Rhoma Irama Hujan Duit!

Mungkinkah anak2 SD kampung itu memang dididik untuk menjadi western-minded? atau memang dibuat begitu agar novel ini berkesan "modern"?...

4. Ada hal-hal yang terasa terlalu dilebih-lebihkan atau terasa tidak pas dengan kenyataan. Ini bikin gw bertanya, apa benar ini kisah nyata? kok sepertinya 'too good to be true'
Di hari pertama kelas dua SD, Bu Mus sudah menanyakan soal2 perkalian rumit diatas sepuluh yang digabung dengan penjumlahan dan pengurangan. Lintang menyambar dengan cepat setiap pertanyaan, sementara yang lainnya sibuk menghitung dengan lidi. Padahal seingat gw SD dan melihat Bismo (Bismo juga kelas 1 SD coy!), anak kelas 1 SD cuma belajar penambahan dan pengurangan puluhan..belum ratusan bahkan ribuan!!.
Dan mungkinkah soal perkalian Bu Mus yang hasilnya ratusan bahkan ribuan itu dihitung dengan lidi?
Kemudian saat cerdas cermat SMP, ada soal2 matematika integral yang ditanyakan dalam lomba. SMP udah ada integral?... Sebagi pencinta math, gw tau persis di SMP itu kita masih sibuk dengan persamaan kuadrat! Kalo Lintang sudah menguasai perhitungan integral itu tidak aneh dan sangat mungkin. Tapi kalo sampai ada pertanyaan integral dalam cerdas cermat SMP yang mestinya mengikuti standar kurikulum, itu jelas aneh.
Dan tahu nggak apa saja jawaban yang diberikan Lintang untuk pertanyaan2 dalam cerdas cermat tersebut? "Thermoluminescent dating", "Vincent Van Gogh", "Menyasszonytanc", "Paradoks air", "Medula Spinalis", "Basedow", "Extremly Low Frequency"... fuih!! cerdas cermat SMP atau pengujian calon Doctor sih? (Sangaji, si jenius di sinetron 80-an Rumah Masa Depan, masih digambarkan lebih membumi daripada ini.
Anehnya sekolah yang digambarkan ditabrak kambing roboh ini punya perpustakaan yang amat sangat lengkap!!!! Hebat!!
Sementara si hebat satunya lagi, Mahar sang maestro seni, masih bisa diterima dan dibayangkan kehebatannya. Tapi saat diceritakan bahwa Laskar Pelangi punya grup band yang dilengkapi dengan Electone, Standing Bass, Drum, Tabla dan Rebana, gw bertanya lagi... ini bener murid2 sekolah kampung yang miskin itu? Yang bayaran sekolahnya seiklasnya? Kok canggih amat!!.
Terasa aneh lagi saat karnaval 17 Agustus, Mahar mampu menyediakan 30 buah Tabla untuk pertunjukan dalam karnaval itu. Apakah Tabla itu alat musik lokal yang dimainkan dan dimiliki oleh banyak orang? Di kampungku di jawa sana, untuk mendapatkan 30 buah kendang yang alat musik lokal saja pastilah perlu keliling ke seluruh penjuru kabupaten dan menyewanya dengan biaya tidak sedikit.

5. Andrea Hirata sangat pelit dengan dialog. Dia lebih sering bertutur sendiri menceritakan kisah2nya dalam pandangan pelaku pertama. Gw jadi serasa menikmati sebuah film bisu yang diberi narasi. Ada emosi2 yang tidak tersampaikan. Terasa ada jarak dari pembaca dengan kisah2 tanpa dialog itu, tidak merasakan emosi pelakunya yang biasanya tersampaikan lewat dialog2 antar pelaku.
Pada bagian2 yang dilengkapi dengan dialog, gw bisa merasakan kehangatan dan kehidupan cerita. Tapi di bagian yang tanpa dialog, gw seperti sedang membayangkan menonton film dokumenter, dingin hampir tanpa emosi.

Yah, walaupun begitu banyak 'keanehan' atas gangguan yg terasa di novel ini, tapi gw menutupnya dengan perasaan dan kesan yang menyenangkan. Sebuah gambaran kehidupan yang menyentuh. Apalagi ditutup dengan cerita saat Laskar Pelangi sudah dewasa ketika mereka bertemu kembali dengan membawa cerita kehidupan mereka masing2. Gw ikut merasa kangen dengan serunya masa kecil mereka, dan terharu dengan segala nasib dan pencapaian mereka di saat dewasa.

Penuh hikmah kehidupan yang diajarkan oleh orang2 sederhana itu, walaupun tidak dituturkan dengan sederhana... Tidak seperti Ayat-ayat Cinta!

3.15.2008

Laskar Pelangi


Ini buku keren.. belum sempet habis dibaca
Tapi gw janji bakal kasih tau sebagus apa buku Laskar Pelangi..
Sebagus apa sehingga Andre Hirata bisa menjadikan Laskar Pelangi 'sesuatu' yang bisa gw perjuangkan!
Sedahsyat apa Laskar Pelangi dan Andrea Hirata mempengaruhi hidup anak manusia yang tengah bergejolak, masa yang serba sulit!

Mungkin minggu ini dah selese gw baca..tapi gag janji..minimal..minggu depan ada long week end.. sebelum gw sibuk dengan mid test!..gw berharap bisa selese tuch buku..
kalo teman-teman udah ada yang baca.. kasih comment nya ya

Oia kalo mau download ebook nya Laskar Pelangi, gw bisa bantu, tapi ebooknya baru selese sampe bagian 5 (Bab 24 dari 34 Bab yang ditulis Andrea Hirata)

Bagian I download Buku Laskar Pelangi
Bagian 2 download Buku Laskar Pelangi
Bagian 3 download Buku Laskar Pelangi
Bagian 4 download Buku Laskar Pelangi
Bagian 5 download Buku Laskar Pelangi

Bagian selanjutnya semoga bisa gw kasih info secepatnya
Ayo kita baca!!!

3.13.2008

Bintang dan Rumput


Bintang dilangit selalu tampak indah!
Manusiawi dipandang tapi jangan terlalu terpesona
Hingga lupa memandang rumput di tanah
Tempat berpijak dan memberi kehidupan nyata

Bertanyalah!

Apalah arti sebuah kepopuleran
Toh itu semua tidak cukup untuk membeli dunia
Apalah juga arti materi
Jika dengan hanya cinta kita dapatkan kebahagiaan

Bintang di langit
Tempat bergantung sejuta asa dan harapan
Rumput di tanah
Tempat kita diberi banyak pelajaran kehidupan
Manakah yang dipilih?
Aku lebih memilih yang kedua
Tapi juga tidak melupakan yang pertama
Bukan sebaliknya!

3.12.2008

Kasih



Kasih..

Seandainya pelukanmu mampu menghalau galau
Seandainya tatapanmu dapat mendinginkan hati
Seandainya dekapanmu bisa meredakan amarah
Seandainya berada didekatmu sanggup menenangkan jiwa yang gelisah
Aku akan selalu ada didekatmu
Rindu pelukanmu
Haus tatapan matamu
Menumpahkan semua rasa dalam dekapanmu


Kasih..

Akan kurindu dirimu disetiap hembusan napasku
Akan kucari dirimu disetiap jarak
Kukirim doa yang tak letih aku panjatkan
Kugantung semua harapan atas nama kasih dan sayang

Kasih..

Jika terbentang ruang yang luang
Atau jika ada jarak yang begitu lapang
Yang memisahkan kita dalam kesunyian
Kuyakin pasti kubenci kerinduan ini
Masih adakah dirimu disana?
Mencintaiku dengan segenap jiwa?
Menjadi air dalam seluruh dahaga
Menjadi terang dalam setiap gelap

Kasih..

Ku akan rindu jika kau mampu seperti itu
Akan kukorbankan semua resah
Seandainya kau ada
Akan kuhalau setiap pesona yang kerap datang
Seandainya kau telah mendampingi
Tapi..

Kasih..

Kumasih mencari dirimu
Mencari dalam setiap doa
Mencari dalam sebuah harapan
Mencari dalam penantian....

Buku "100 Tokoh Paling Berpengaruh Dalam Sejarah Dunia"


Buku "100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah Dunia"

Ini salah satu buku fave gw. Ga tau kenapa gw sukaaaaa banget sama buku ini.
Tertarik baca, karena gw liat buku ini sering banget di baca mama, selalu berada diluar rak buku mama, kadang di meja makan, kadang di kamar!
Melihat antusias mama (mama punya buku itu dari SMP!), coba-coba tengok isinya kea apa.. eh asyik juga!!! Baca satu demi satu tokoh sampe ga terasa selese juga 100 tokoh! Terus terang Michael Hart menjalin kata demi kata dengan bagus sehingga bikin gw (pembacanya) ga boring.
Siapa siy Michael Hart dan Siapa aja 100 tokoh yang berpengaruh pada dunia???

Pada 1978, Michael H. Hart menerbitkan buku berjudul 100 Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah (terjemahan Indonesianya oleh Mahbub Djunaidi). Buku itu memuat peringkat 100 yang ia merasa memiliki pengaruh terkuat dalam sejarah manusia. Bukunya secara hangat diperdebatkan konsep bukunya secara luas ditiru. Penting untuk dicatat bahwa Dr. Hart tak memasukkan orang terbesar. Kriterianya ialah berpengaruh.

Buku ini dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata terhadap daftar urutan 100 dan pangkat luar biasa mereka. Terutama di antara revisi itu ialah penurunan pangkat tokoh komunis seperti Lenin dan Joseph Stalin, dan pengenalan Mikhail Sergeyevich Gorbachev. Edisi ini juga memuat Edward de Vere menggantikan William Shakespeare. Hart menggantikan Niels Henrik David Bohr dan Antoine Henri Becquerel dengan Ernest Rutherford, juga membetulkan kesalahan dalam edisi pertama. Henry Ford juga dimasukkan di sini dari yang sekedar "Tokoh-tokoh Terhormat", menggantikan Pablo Picasso. Akhirnya, urutan itu ditata kembali.

Ini dia 100 tokoh yang berpengaruh dalam sejarah dunia :
1. Nabi Muhammad saw - pembawa agama Islam, penguasa Arabia
2. Isaac Newton - fisikawan, pencetus teori gravitasi umum, hukum gerak
3. Yesus - pembawa agama Kristen
4. Siddhartha Gautama (Buddha) - pendiri agama Buddha
5. Kong Hu Cu - pendiri agama Kong Hu Cu
6. Santo Paulus - penyebar agama Kristen
7. Ts'ai Lun - penemu kertas
8. Johann Gutenberg - mengembangkan mesin cetak, mencetak Alkitab
9. Christopher Columbus - penjelajah, memimpin orang-orang Eropa ke Amerika
10. Albert Einstein - fisikawan, penemu Teori Relativitas
11. Louis Pasteur - ilmuwan, penemu pasteurisasi
12. Galileo Galilei - astronom, secara akurat mengemukakan Teori Heliosentris
13. Aristoteles - filsuf Yunani yang berpengaruh
14. Euklides - matematikawan, membuktikan tentang geometri
15. Nabi Musa - nabi terbesar Yahudi
16. Charles Robert Darwin - biolog, mendeskripsikan Teori Evolusi
17. Kaisar Qin Shi Huang - Kaisar Tiongkok
18. Augustus Caesar (Kaisar Agustus) - kaisar pertama Romawi
19. Nicolaus Copernicus - astronom, salah satu tokoh Teori Heliosentris
20. Antoine Laurent Lavoisier - bapak kimia modern, filsuf, ekonom
21. Konstantin yang Agung - Kaisar Romawi yang menjadikan agama Kristen sebagai agama resmi negara
22. James Watt - mengembangkan mesin uap
23. Michael Faraday - fisikawan, kimiawan, menemukan induksi elektromagnetik
24. James Clerk Maxwell - fisikawan, penemu spektrum elektromagnetik
25. Martin Luther - pendiri agama Protestan dan aliran Lutheran
26. George Washington - presiden pertama Amerika Serikat
27. Karl Heinrich Marx - bapak komunisme
28. Orville Wright dan Wilbur Wright - penemu pesawat terbang
29. Jengis Khan - penakluk dari bangsa Mongol
30. Adam Smith - ekonom, pelopor kapitalisme
31. Edward de Vere, 17th Earl of Oxford - kemungkinan menulis karya yang berkaitan dengan William Shakespeare
32. John Dalton - kimiawan, fisikawan, penemu teori atom, hukum tekanan parsial (Hukum Dalton)
33. Alexander yang Agung / Iskandar Zulkarnain - penakluk dari Makedonia
34. Kaisar Napoleon Bonaparte - penakluk dari bangsa Perancis
35. Thomas Alva Edison - penemu bola lampu dan fonograf, dll.
36. Antony van Leeuwenhoek - ahli mikroskop, mempelajari kehidupan mikroskopis
37. William Thomas Green Morton - pelopor anestesiologi
38. Guglielmo Marconi - penemu radio
39. Adolf Hitler - penakluk, memimpin Blok Poros dalam Perang Dunia II
40. Plato - filsuf Yunani
41. Oliver Cromwell -politikus Inggris dan pemimpin militer
42. Alexander Graham Bell - salah seorang penemu telepon
43. Alexander Fleming - penemu penisilin, memajukan bakteriologi, imunologi dan kemoterapi
44. John Locke - filsuf dan teolog liberal
45. Ludwig van Beethoven - komponis musik klasik
46. Werner Karl Heisenberg - pencetus Prinsip Ketidakpastian
47. Louis-Jacques-Mandé Daguerre - penemu/pelopor fotografi
48. Simon Bolivar - pahlawan nasional dari Venezuela, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Bolivia
49. René Descartes - filsuf rasionalis dan matematikawan
50. Michelangelo Buonarroti - pelukis, pematung, arsitek
51. Paus Urbanus II - penyeru Perang Salib
52. Umar bin al-Khattab - Khalifah Ar-Rasyidin kedua, memperluas Daulah Khilafah Islamiyah
53. Asoka - raja India yang masuk dan mengembangkan agama Buddha
54. Santo Augustinus - teolog Kristen awal
55. William Harvey - penemu sirkulasi darah
56. Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford of Nelson - fisikawan
57. Yohanes Calvin - tokoh Reformasi Gereja, pendiri Calvinisme
58. Gregor Johann Mendel - penemu teori genetika
59. Max Karl Ernst Ludwig Planck - fisikawan, mengemukakan termodinamika
60. Joseph Lister, 1st Baron Lister - pelaku penemuan antiseptik yang secara besar mengurangi kematian akibat pembedahan
61. Nikolaus August Otto - penemu mesin pembakaran 4 tak
62. Francisco Pizarro - penakluk bangsa Spanyol yang menaklukkan Kerajaan Inka di Amerika Selatan
63. Hernando Cortes - penakluk bangsa Spanyol yang menaklukkan Meksiko
64. Thomas Jefferson - presiden ketiga AS
65. Ratu Isabella I - penguasa Spanyol, penyokong Cristopher Colombus
66. Joseph Stalin - tokoh revolusioner dan penguasa Uni Soviet
67. Julius Caesar - penguasa Roma
68. Raja William I sang Penakluk - meletakkan pembangunan Inggris modern
69. Sigmund Freud - pendiri sekolah Freud untuk psikologi, ahli psikoanalisis
70. Edward Jenner - penemu vaksin cacar
71. Wilhelm Conrad Roentgen - penemu sinar X
72. Johann Sebastian Bach - komponis
73. Lao Tzu - pendiri Taoisme
74. Voltaire - penulis dan filsuf
75. Johannes Kepler - astronom penemu Hukum Kepler tentang pergerakan planet
76. Enrico Fermi - salah satu tokoh abad atom, bapak bom atom
77. Leonhard Euler - fisikawan, matematikawan penemu kalkulus diferensial dan integral serta al-Jabar
78. Jean-Jacques Rousseau - filsuf dan pengarang Prancis
79. Niccolò Machiavelli - penulis Sang Pangeran (risalat politik yang berpengaruh)
80. Thomas Robert Malthus - ekonom penulis Esai Prinsip Populasi dalam Pengaruhnya pada Kemajuan Masa Depan pada Masyarakat
81. John Fitzgerald Kennedy - presiden AS yang mendirikan "Program Luar Angkasa Apollo"
82. Gregory Goodwin Pincus - endokrinolog, menemukan pil KB
83. Mani - Nabi Iran abad ke-3, pendiri Manicheanisme
84. Lenin - tokoh revolusioner dan pemimpin Rusia
85. Kaisar Sui Wen - menyatukan Tiongkok, pendiri dinasti Sui
86. Vasco da Gama - navigator, penemu rute pelayaran Eropa ke India
87. Raja Cyrus (Koresy) yang Agung - pendiri kekaisaran Persia
88. Tsar Peter yang Agung - mendekatkan Rusia kepada Eropa
89. Mao Zedong - bapak Maoisme, komunisme Tiongkok
90. Sir Francis Bacon - filsuf, menggambarkan secara induktif metode ilmiah
91. Henry Ford - pembuat mobil model T
92. Meng Tse - filsuf, pendiri sekolah Konfusianisme
93. Zarathustra - pendiri Zoroastrianisme
94. Ratu Elizabeth I - ratu Inggris, memperbaiki Gereja Inggris setelah Ratu Mary
95. Mikhail Sergeyevich Gorbachev - Perdana Menteri Rusia yang mengakhiri Komunisme di Uni Soviet dan Eropa Timur
96. Raja Menes - menyatukan Mesir Atas dan Mesir Bawah
97. Kaisar Charlemagne - Kaisar Romawi Suci
98. Homer - penyair epik
99. Kaisar Justinianus I - kaisar Romawi, menaklukkan kembali kekaisaran Mediterania
100. Mahavira - pendiri Jainisme

3.11.2008

Apakah rasanya Jatuh Cinta?


Apakah rasanya Jatuh Cinta? :L
Manis atau pahit?
Banyak rasa katanya dalam cinta!
Banyak kata dalam sayang!
Banyak juga bahagia dan tangis!

Tapi...
Aku belum pernah merasa
Seseorang yang begitu banyak memberikan rasa
Memberikan kata atau bahkan memngunci beribu kata
Memberikan begitu banyak senyum bahagia :)
Bahkan juga air mata :c

Mungkin aku belum siap menerima
Begitu banyak rasa..
Begitu banyak air mata!
Atau mungkin juga aku belum bisa merasa
Banyak rasa yang harusnya terasa!

Mungkin aku terlalu takut untuk berasa..
Untuk jauh berkorban demi banyak rasa
Karena..
Menurut ku CINTA adalah PENGORBANAN
Sejauh mana kita bisa berkorban
Sejauh itu pula sebuah cinta!!

Bukan sekedar banyak rasa atau kata!
Tapi konsekwensi pengorbanan didalamnya!

Mungkin aku harus menunggu saja.. :d
Seseorang yang membuat banyak rasa!
Seseorang yang mengunci banyak kata!
Sehingga membuat diri layak yang berkorban demi sebuah cinta! :)

CD Bajakan Film Ayat-ayat Cinta


Film Indonesia di bajak> No Way!!! :#
Serius???!! :o Gw aja dengernya ga percaya?? Gila.. Film kita dibajaK??
Gw tau persis Ayat-ayat Cinta dibuat dengan tetesan keringat dan air mata!! Gila baru tau gw!! ternyata bukan film-film hollywood aja yang dibajak tapi film kita juga!! Mungkin baru pertama kali ya?? (atau dah pernah ada kasus sebelumnya??)

Gw taunya gini..Tadi ortu gw pergi ke mal ambasador terus liat ada CD film AYAT-AYAT CINTA bajakan, karena waktu yang ga bisa kompromi (ehmm..jadi kita belum sempat nonton tuch film!) membuat mama nyaris tergoda untuk membeli...

Tapi untung papa ingetin untuk tetap menghargai Om Hanung Bramantyo yang udah susah payah (penuh keringat dan airmata) untuk buat film ini.. mambuat mama ga jadi beli tuch CD..Kasian Om Hanung katanya..padahal mestinya kasian Om Manoj.. :O

Kebetulan gw dah ceritain ke ortu tentang apa yang gw baca, tentang semua perasaan dan usahanya Om Hanung untuk merampungkan film ini, tulisan om Hanung di blog nya yang terdiri dari 4 section, mengharukan gw sebagai salah satu orang yang pernah ikut merasakan 'seru' nya ikut andil dalam pembuatan film, walau bukan film yang penuh perjuangan seperti Ayat-ayat Cinta, tapi minimal gw dah taulah susahnya bikin film!
Setau gw..cuma karena rasa cintanya Om Hanung ke ibunya..makanya film ini akhirnya rampung juga dibuat!!

Didorong rasa penasaran.. setelah selese belajar.. nongkronglah gw di tempat paling fave didunia (yaitu di depan kompie!!)..cari tau tentang film Ayat-ayat Cinta.. Suer!! bengong juga..ternyata banyak banget download an Ayat-ayat Cinta di internet.. download film full! Bukan cuma trailer!! Begh!! :t
Yaah... ga muna juga siy... pengen banget download..sama manusiawi nya sama mama yang pengen beli CD bajakannya Ayat-ayat Cinta! .. malah gosipnya beberapa adegan yang ga ada difilmnya ada disitu! Ga tau kebenarannya.. belum tega juga download.. mungkin setelah nonton di bioskop baru deh gw download tuch film... (biar ga terlalu feeling quilty :$ !!).. Secara gw kenal sama Om Hanung!! hahahaha :r

Ntar kalo dah nonton tuch filmnya gw nulis lagi deh.. perbandingan antara bukunya (udah 2x gw baca!) dan filmnya menurut 'kacamata' gw loh..( ga ada yang bole protes!!!)
Buat yang mau liat filmnya AYAT-AYAT CINTA bisa diliat disini, tapi please nonton filmnya dulu (dibioskop ya! :0 )

3.10.2008

Global Warning


Pernyataan di bawah berikut ini mungkin akan membuat kita tersentak sekaligus terbelalak. Ia berbunyi: “Pernyataan pemanasan global itu sungguh nyata cuma omong kosong. Pernyataan itu diulang-ulang oleh para aktivis guna meyakinkan sekaligus menakut-nakuti publik bahwa iklim akan berubah menjadi malapetaka, dan aktivitas manusialah penyebab utamanya.” Kalimat itu diucapkan senator AS dari Partai Republik, James Inhofe, yang juga merupakan Ketua Environment and Public Works Committee Senat AS, setahun lalu.

Pernyataan itu diperkuat lagi dengan pernyataan Direktur NASA Michael Griffin dalam wawancara dengan sebuah radio lokal di AS belum lama ini, yang menunjukkan keraguan sang direktur bahwa pemanasan global adalah tantangan terbesar yang harus diatasi manusia. Dalam wawancara tersebut, salah satu petikan pernyataan Griffin yang kemudian banyak dikutip adalah, “Iklim bumi saat ini adalah iklim yang terbaik yang pernah kita punyai.”

Benarkah pemanasan global sungguh-sungguh merupakan akibat dari ulah manusia yang terlalu rakus mengeksploitasi bumi dan ceroboh menjaga keseimbangan alam? Apakah pemanasan global dan perubahan iklim adalah hal terpenting yang harus diatasi manusia?

Inhofe memaparkan beragam fakta dan kutipan yang mendukung argumennya. Menurutnya, media memainkan peranan penting dalam menggelorakan isu yang tidak benar ini. Ia pun mengungkapkan penelusurannya terhadap laporan beberapa media terkemuka seperti Newsweek, Majalah Time, Harian New York Times, Chicago Tribune, dan juga Jurnal Science News. Didapatinya, media-media tersebut pada era tahun 1900-an justru melaporkan kekhawatiran akan datangnya abad es, bukan pemanasan atau melelehnya es. Hingga periode 1920-1930-an sampai menjelang akhir tahun 1970-an, media-media terkemuka di AS itu masih sangat gencar memberitakan dan melaporkan bahaya perubahan bumi menjadi bola es.

Ia pun melecehkan Protokol Kyoto, sebuah protokol yang ditandatangani oleh sebagian besar negara di kolong bumi ini guna mengurangi emisi gas-gas pembentuk rumah kaca di mana AS menolak menandatanganinya, sebagai kesepakatan dan solusi yang tidak ada artinya dalam rangka mengurangi emisi gas-gas berbahaya ke atmosfir bumi. Menurutnya, cara paling efektif untuk mengurangi gas-gas tersebut adalah penggunaan alat pembersih gas dan teknologi yang lebih efisien untuk menekan gas tersebut bertebaran ke angkasa.

Namun pernyataan Inhofe berbau politis itu tak menyurutkan gerakan global di seluruh dunia bahwa ancaman pemanasan bumi sungguh-sungguh nyata dan harus diperangi dari sekarang oleh semua pihak. Inhofe, politisi dari Partai Republik, sebagaimana halnya Presiden AS George W. Bush yang juga dari Partai Republik, jelas tidak mau kepentingan mereka terusik terusik gara-gara harus menekan emisi gas rumah kaca yang di AS sebagian besar dihasilkan dari pembangkit listrik berenergi fosil (BBM, batubara).

Tak hanya Inhofe dan Bush yang bersikap “bebal” terhadap perubahan iklim. Lebih dari 17 ribu ilmuwan -- dua ribu lebih di antaranya adalah fisikawan, geofisikawan, ahli iklim, ahli meteorologi, dan pakar lingkungan- menandatangani petisi yang diedarkan oleh Oregon Institut of Science and Medicine di AS. Salah satu kalimat dalam petisi itu menyatakan, “Tidak ada bukti-bukti ilmiah bahwa pelepasan gas karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan gas-gas rumah kaca lainnya yang mengakibatkan pemanasan akut terhadap temperatur bumi dan kerusakan pada iklim bumi.”

Terlepas dari kenyataan dan pernyataan politik yang diungkapkan di atas, fakta-fakta berikut ini berbicara jauh lebih kuat dan nyata, memperlihatkan ke mana arah perubahan iklim di bumi ini akan menuju dan bermuara.

Fakta-fakta

Kita mulai dari yang jauh dengan kita, Laut Arktik. Lautan ini sebagian besar dikenali sebagai samudera es. Ilmuwan yang mengamati perubahan pada lautan es ini mencatat terjadinya peningkatan panas dua kali lebih cepat dibandingkan pemanasan di tingkat global. Sejak tahun 1980, samudera es yang terletak Arktik yang berada di wilayah Eropa telah mencair antara 20-30 persen.

Masih di Eropa, pegunungan Alpens yang tadinya sebagian besar diselubungi salju mengalami kemerosotan deposit salju yang parah. Delapan dari sembilan area gletser/glacier menunjukkan derajat kerusakan yang signifikan dan dalam kurun waktu satu abad sudah kehilangan sepertiga dari wilayah es.

Tidak hanya di Eropa, seluruh dataran tinggi di dunia yang selama ini dikenal memiliki puncak gunung es juga lumer. Salju di puncak gunung tertinggi di Afrika, Kilimanjaro, setiap bulannya meleleh tak kurang dari 300 meter kubik. Gunung yang terletak di Tanzania ini menderita kebotakan salju parah bilamana membandingkan foto udara yang diambil pada tahun 1974, 1990, dan 2001. Dalam periode satu abad pengamatan, salju di puncak gunung itu meleleh hingga mencapai 82%. Bila salju tak lagi betah hinggap di puncak gunung itu, nama gunung itu boleh jadi harus diubah, karena Kilimanjaro dalam bahasa setempat berarti gunung yang putih atau gunung yang bercahaya.

Mari beralih ke kawasan yang melahirkan banyak seniman bola, Amerika Selatan. Salju di negeri-negeri seperti berdataran tinggi seperti Argentina, Peru, Chili juga menurun drastis. Pegunungan Andes, salah satu surga salju di dunia, mengalami pelelehan salju ke arah puncak gunung yang sangat signifikan. Antara tahun 1963 hingga 1978, salju mencair rata-rata 4 meter per tahun, dan sejak tahun 1995 hingga sekarang, pelelehan salju mencapai kecepatan 30,1 meter per tahun di seluruh kawasan yang mengandung glacier. Sementara di Venezuela, negeri penghasil Miss World terbanyak, dari 6 glacier yang dimiliki negeri tersebut pada tahun 1972, kini hanya tersisa dua lagi, dan akan hilang paling lambat 10 tahun sejak sekarang.

Konsekuensi dari melelehnya salju adalah meningkatnya permukaan air laut, pertama-tama di kawasan tersebut. Di negeri bola Brasil, garis pantai yang hilang menjadi lautan rata-rata berkisar 1,8 meter per tahun pada kurun waktu antara 1915 hingga 1950 dan meningkat menjadi 2,4 meter per tahun pada kurun waktu sepuluh tahun antara 1985-1995.

Apa yang terjadi di Asia, juga di Indonesia, akibat pemanasan global? Sama dengan yang terjadi di benua lain, salju-salju di dataran tinggi Asia mengalami pelelehan yang drastis sekaligus dramatis. Himalaya, gunung tertinggi di dunia yang menjadi kantong air beku di “atap langit” terus kehilangan saljunya secara konsisten. Glacier-glacier di Pegunungan Himalaya yang tersebar di negara-negara seperti India, Tibet, Bhutan, China, terdegradasi dengan amat cepat. Tujuh sungai besar di Asia yang bermata air dari Himalaya yakni Gangga, Indus, Brahmaputra, Mekong, Thanlwin, Yangtze, dan Sungai Kuning terancam eksistensinya yang berakibat pada ratusan juta umat manusia di kawasan sepanjang aliran sungai-sungai itu.

Tak hanya di kawasan Asia Selatan, salju di Asia Tengah yang juga terus lenyap satu per satu. Itu terjadi pula di Puncak Jaya, Papua, satu-satunya daerah pegunungan tinggi di Indonesia yang memiliki salju. Bila foto udara pada tahun 1972 memperlihatkan puncak gunung yang hampir seluruhnya diselimuti salju, sekarang puncak gunung itu hanyalah berisi bebatuan dan pepohonan belaka. Artinya, tidak ada lagi salju di sana.

Pelelehan es yang diungkap di atas baru merupakan sebagian dari yang sebenarnya terjadi. Berdasarkan laporan terakhir Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) terakhir yang dirilis tahun 2007 ini, 30 salju di pegunungan di seluruh dunia kehilangan ketebalan hingga lebih dari setengah meter hingga tahun 2005 saja. Dua tahun yang terakhir belum masuk dalam laporan tersebut.

Konsekuensi dan Risiko

Karena energi bersifat kekal, salju-salju tadi dengan sendirinya tidak hilang dan hanya berubah bentuk. Ibarat es yang ada dalam sebuah gelas, ketika ia terkena panas dan mencair, volume air itu tidak berkurang atau bertambah, melainkan hanya berubah. Maka, konsekuensi pertama dari meningkatnya suhu bumi yang melelehkan salju dan deposit-deposit air tadi adalah kian bertambahnya air di permukaan bumi. Peningkatan tersebut dapat dideteksi di seluruh penjuru bumi dan dibuktikan melalui sejumlah foto udara yang membandingkan suatu kawasan pada puluhan tahun silam dengan kondisi kontemporer.

Namun, konsekuensi meningkatnya suhu bumi tidaklah sesederhana itu. Perubahan-perubahan ekologis yang terjadi pada lingkungan di mana manusia dan makhluk hidup lainnya hidup membawa dampak yang mengerikan bagi umat manusia. Hukum fisika menyatakan, angin bergerak dari tempat yang dingin ke tempat yang lebih panas. Nah, perbedaan temperatur suatu kawasan dengan kawasan lain yang sangat ekstrem pada waktu bersamaan telah memicu munculnya angin topan, badai, dan tornado menjadi lebih sering dibandingkan beberapa tahun silam. Negara-negara di kawasan Amerika Utara, Tengah, Selatan dan Karibia, Eropa, juga Asia Selatan dan Timur sudah merasakan dampak yang ditimbulkan dari topan badai ini. Topan yang memiliki nama-nama nan indah menerpa warga di seluruh bumi secara memilukan dan sekaligus mematikan.

Arus pergerakan air tidak hanya membawa musibah banjir bandang, tetapi juga disertai tanah longsor akibat penggundulan hutan yang berlangsung setiap menit. Dalam waktu bersamaan, belahan dunia yang satu terancam kekeringan dan kebakaran, tempat lainnya dilanda topan badai, banjir dan tanah longsor yang menyengsarakan ratusan juta umat manusia.

Konsekuensi di Tingkat Lokal
Kekeringan di daerah Gunung Kidul misalnya, mungkin saja sudah menjadi fakta jamak yang berlangsung setiap tahun dan sudah sejak puluhan tahun hal itu terjadi. Akan tetapi, kesulitan air yang dialami oleh warga di lereng Gunung Merapi lima tahun terakhir ini misalnya, tentu sebuah fakta baru yang menunjukkan betapa air makin sulit didapat.

Kesulitan para petani sayuran di lereng Gunung Merbabu misalnya, juga sesuatu yang masih terdengar asing. Grojogan Sewu memang masih menumpahkan airnya. Tetapi dibandingkan lima belas tahun silam misalnya, grojogan itu sekarang telah berubah menjadi tak lebih dari pancuran. Beberapa puluh tahun yang akan datang, boleh jadi ia tinggal menjadi tetesan saja.

Itu baru dari sisi kelangkaan air. Dari sisi perubahan iklim, semua kota dan wilayah di Indonesia menjadi korbannya. Di Jawa bagian tengah misalnya, Kaliurang di Jogjakarta, Tawangmangu di Karanganyar, atau Bandungan di Semarang, sekarang bukan lagi didatangi wisatawan karena udaranya yang sejuk dan dingin, tetapi karena kelatahan dan cap yang terlanjut melekat sebagai daerah wisata. Itu saja. Dahulu, di daerah-daerah tersebut kabut dingin senantiasa turun setiap pagi sepanjang tahun. Sekarang, ia hanya bisa dijumpai beberapa kali sepanjang tahun, itupun sangat tergantung dari musim.

Di Puncak Jaya, Papua, salju tidak lagi hinggap di puncaknya sejak beberapa tahun silam. Ini menandai era berakhirnya eksistensi satu-satunya kawasan bersalju di Indonesia. Dan ini sekaligus membuktikan, bahwa bumi yang makin panas bukanlah fakta gombal melainkan kenyataan aktual.

Ironisnya, dalam situasi udara yang makin panas, orang lalu mencari cara untuk mendinginkannya, tetapi hanya untuk diri mereka sendiri. Pendingin udara adalah pilihan pragmatis untuk ini, tetapi alat inipun hanya bisa dijangkau oleh lapisan masyarakat golongan menengah ke atas. Masyarakat miskin jelas tak bisa mengelak dari kegerahan.

Ironisnya, penggunaan pendingin udara yang makin masif dan intensif pada sebagian besar rumah tangga di perkotaan secara akumulatif justru mendorong terciptanya bumi yang makin panas akibat gas-gas yang dihasilkan oleh pendingin udara tersebut tidak ramah lingkungan. Sudah begitu, penggunaan pendingin udara yang intensif itu juga memicu meningkatnya kebutuhan listrik yang terus membesar –yang lagi-lagi ironisnya— sementara listrik tersebut diproduksi dengan menggunakan bahan bakar fosil yang tak ramah terhadap lingkungan dan memberi kontribusi terbesar pada pemanasan secara global.

Lingkaran setan ini jelas menggiring masyarakat yang paling miskin dan tak memiliki akses terhadap sumber daya ekonomi yang memadai menjadi korban. Jumlah masyarakat yang kian tersisih dari lingkaran ini niscaya akan terus membesar karena perseteruan dan kata sepakat tentang upaya kongkret memerangi perubahan iklim ini mengalami kebuntuan yang akut.

Warna Mempengaruhi Watak




Inilah diskriminasi warna yang sedang digalakkan oleh sebuah lembaga bernama Equilibria. Tujuannya agar mempermudah mengenal watak seseorang melalui simbol warna yang dimilikinya. Semacam horoskop gaya baru.

Lalu bagaimana aplikasinya?

Orang yang simbul warnanya merah, dikenal manusia penuh ambisi, senang menekan lawan bicara, pengambil keputusan, pribadinya kuat, mampu bekerja sendiri dan sekali dia start sulit dihentikan sebelum mencapai tujuan. Bilamana anda berhadapan dengan bos golongan merah, pastikan laporan jelas, spesifik, singkat dan to the point. Jangan membawa pembicaraan melantur ke arah seperti persoalan keluarga, bos akan mengatakan "Bukan urusanku, urusanmu bagaimana pekerjaan yang dicapai hari ini."

Bilamana teman atau pacar anda berwarna Hijau, maka anda berhadapan dengan orang yang sangat bergantung dengan "apa kata teman," meja kerjanya bersih, baju harus selalu licin disetrika, pakaian harus sesuai antara warna satu dan lainnya, dia pun gemar mengutak-atik angka. Ketemu pacar atau bos Hijau anda harus siap dengan jawaban pro dan kontra, semua data harus akurat. Dia bisa menerima alasan anda untuk tidak setuju dengan jalan pikirannya, tetapi pastikan berdasarkan fakta.

Pemilik warna biru biasanya pribadi yang lebih relax, sabar, mudah ditebak moodnya, bisa dipercaya. Anda bisa berkomunikasi dengan orang semacam ini dimulai dengan pembicaraan "ngalor ngidul," sebab pembicaraan yang langsung akan menghilangkan seleranya.

Orang Kuning, dikenal sebagai manusia penuh magnit, persahabatan, suka pamer, dan berbicara beberapa menit dengannya anda akan langsung terseret pesonanya. Bos atau pacar macam begini baru "hidup" kalau suasana hangat, dan romantis. Rahasianya biarkan mereka bicara lebih dahulu, jangan bermain dengan fakta detail apalagi statistik, konversi indek saham gabungan. Mereka buru-buru akan menguap. Biasakan berhubungan dengannya secara tertulis. Kalau anda butuh bantuannnya, jangan segan untuk mengulang-ulang permintaan anda.

Mahatma Gandhi



MAHATMA GANDHI Sang Penakluk Kekerasan Hidup

Mahatma Gandhi amar rahe!
Ketika kita begitu ringan menarik tangan kekerasan menyelesaikan persoalan yang kecil sekalipun, adalah arif kiranya bila kita mau menyimak kehidupan dan gairah Gandhi membujuk kekerasan yang melanda negerinya India. India diparoh pertama abad kedua puluh adalah negeri yang didera pergolakan dan perpecahan politik dan agama yang melahirkan kebencian dan kekerasan yang amat buas.

Dari situ bangkitlah Gandhi – sang Jiwa Agung (Mahatma), yang yakin bahwa kebenaran adalah Tuhan, tumbuh menjadi sosok yang sangat dihormati dan memberi inspirasi bagi jutaan manusia di muka bumi yang mendambakan kedamaian hingga hari ini.
Ia mengajarkan Ahimsa, “tanpa kekerasan” sebab apapun bentuknya kekerasan tak bisa diakhiri dengan kekerasan. Ia percaya benar bahwa kemenangan akhir ada pada Kebenaran, yakni Tuhan. “Ratusan orang seperti saya boleh enyah, tetapi biarlah Kebenaran bertahta,” kata Gandhi. Maka menderita demi keadilan dan kebenaran adalah kekuatan moralnya yang mendasari ajaran Satyagraha, Kekuatan Kebenaran.
Siapakah lelaki kecil bertelanjang dada dengan baju lusuh yang begitu luar biasa ini, dan kehidupan apa yang dijalaninya hingga mampu membawa perubahan besar dalam sejarah India dan sekaligus mempengaruhi begitu banyak tokoh-tokoh besar di dunia? Dalam buku biografi yang bergaya narasi yang renyah dan bernas ini anda akan menemukan potret utuh perjuangan sang ‘Jiwa Agung’ ini. Wolpert menunjukkan bahwa semua aktivitas Gandhi didorong oleh keyakinan kuat bahwa ada hubungan antara kehidupan publik dengan pribadi yang tak bisa diputuskan. Dia menunjukkan bahwa sikap Gandhi, yang terkadang tampak ganjil, sesungguhnya konsisten dengan desain politiknya demi meraih kebebasan politik di India dan mengakhiri kekerasan dengan cara damai.
Dikarenakan pesannya yang universal itu – perdamaian dan kebebasan dan kebenaran – maka tak berlebihan kiranya jika para pengagumnya berteriak: Mahatma Gandhi amar rahe! — Mahatma Gandhi tak pernah mati!
Template dibuat oleh : irshadi bagas